Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Petakan Ancaman Bencana Sekunder

Safitri • Selasa, 6 Desember 2022 | 19:19 WIB
Photo
Photo
PENANGGAL, Radar Semeru – Aktivitas Gunung Semeru yang berada di level awas cenderung fluktuatif. Setelah mengeluarkan awan panas guguran (APG) pada Minggu (04/12), erupsi susulan masih terjadi. Pemkab Lumajang mulai membagi tugas penanganan pada setiap OPD. Terutama menekan ancaman erupsi susulan dan bencana sekunder.

BACA JUGA : Status Gunung Semeru Naik Jadi Level IV Awas

Sekitar pukul 16.30 kemarin, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengumpulkan seluruh OPD terkait. Fokus penanganan kali ini diprioritaskan untuk mengosongkan kawasan yang masuk zona merah. Seperti sejumlah dusun di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Asisten Administrasi Setda Lumajang Nugroho Dwi Atmoko mengatakan, pengamatan Pos Pantau Gunung Api di Pos Sawur menyebutkan, erupsi terakhir terjadi pada pukul 11.36. Jarak luncur APG saat itu mencapai enam kilometer mengarah ke selatan dan tenggara.

“Jarak ini lebih rendah dari sebelumnya. Kalau sebelumnya mencapai 13 kilometer, ini hanya sekitar enam kilometer. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, warga diimbau untuk selalu waspada. Terutama warga yang tinggal di sekitar aliran lahar Gunung Semeru,” katanya.

Sementara itu, Cak Thoriq, sapaan akrabnya, mengatakan, digelar rapat koordinasi untuk memetakan penanganan dalam mengantisipasi bencana susulan. Sebab, diperkirakan endapan material vulkanis Gunung Semeru yang masih panas itu bisa mengakibatkan bencana sekunder berupa banjir lahar dingin.

“Kami ingin memastikan tidak ada penduduk lagi yang tinggal di Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Selain itu, kami ingin memberikan imbauan supaya warga yang tinggal di sekitar aliran sungai selalu waspada. Karena bencana banjir lahar dingin masih cukup mengancam,” pungkasnya. (son/c2/bud) Editor : Safitri
#Semeru #Gunung #Lumajang