BACA JUGA : Waspada Ancaman Krisis Pangan Dunia, 11 Komoditas Pertanian Jadi Perhatian
Puluhan tim itu bertanding lebih dari sebulan. Sistemnya memang liga. Sebab, mereka bisa bermain lebih dari sekali. “Kita lihat kualitas masing-masing pemain. Baik secara fisik maupun skill yang dimiliki,” ujar Ketua Panitia LPL Arif Budi Raharjo.
Arif mengatakan, menuju grand final ini, para pemain semakin berkembang. Hal itu terlihat dari poin yang didapat dan strategi permainan. Memang, hal itu masih belum sempurna. Akan tetapi, dia meyakini, kualitas para pemain akan meningkat dengan pesat.
Pertandingan Final KU-15 putra, misalnya, para pemain usia remaja ini sudah siap menuju pertandingan yang lebih tinggi. Dia menilai, pertandingan yang mempertemukan antara SPBC SMAN 2 Lumajang dengan BBC SMPK Lumajang itu berjalan sengit. Kedua tim saling berebut bola dan memenangkan pertandingan.
Meski pertandingan dimenangkan KU-15 SMADA, dia mengapresiasi kerja keras pemain SMPK. Apalagi, salah satu pemain kunci SMPK cedera namun tetap bermain. “Hasilnya SMPK bisa mengimbangi permainan dari SMA meski jenjang sekolahnya berbeda. Tetapi dari sisi usia maupun kualitas dasar hampir sama. Kami justru optimistis jika pemain SMP ini bermain lengkap, bisa jadi juara,” katanya.
Dia menyebut, 13 tim KU-15 yang telah bertanding sudah menunjukkan masing-masing skill. Pihaknya juga mengantongi sejumlah catatan. Khususnya pemain-pemain potensial yang bisa mengharumkan nama Lumajang di kejuaraan bola basket selanjutnya. Sebab, usia tersebut berpotensi memperkuat skuad Lumajang.
“Tidak hanya KU-15 saja. Tetapi kami juga sisipkan pertandingan eksibisi KU-12. Bahkan ada yang masih kelas 2 SD sudah berani bermain basket. Nah, ini yang akan terus kami kembangkan agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk membudayakan olahraga basket di Lumajang,” jelasnya.
Pihaknya berharap, ajang liga ini juga menjadi salah satu bagian penggemblengan kualitas pemain. Sehingga bibit atlet basket Lumajang semakin tumbuh. Tentu, pembinaan basket juga terus dilakukan agar basket bisa bangkit pasca pandemi. (kin/c1/fid) Editor : Safitri