Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Beban Berat Majukan PO

Safitri • Senin, 24 Oktober 2022 | 19:46 WIB
MUSCAB PO: Seluruh ranting PO se-Lumajang saat melakukan Musyawarah Cabang (Muscab) PO Lumajang tahun 2022. Keterpilihan Suhanto memiliki tugas berat untuk memajukan dan mengenalkan PO ke luar daerah.
MUSCAB PO: Seluruh ranting PO se-Lumajang saat melakukan Musyawarah Cabang (Muscab) PO Lumajang tahun 2022. Keterpilihan Suhanto memiliki tugas berat untuk memajukan dan mengenalkan PO ke luar daerah.
ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Mengembangkan Pencak Organisasi (PO), seni bela diri asli Lumajang, gampang-gampang susah. Sebab, dibilang hampir punah, tetapi cabangnya masih di mana-mana. Dibilang ada, tetapi redup gaungnya. Beban berat itu kini harus dijawab oleh Ketua Cabang PO Lumajang yang baru terpilih, kemarin.

BACA JUGA : Dua Ganda Putra Indonesia Bertemu dalam All Indonesia Final Denmark Open

Suhanto, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Lumajang terpilih menjadi Ketua Cabang PO Lumajang. Dia terpilih secara aklamasi karena selama penjaringan calon ketua minim pendaftar.  Sampai batas waktu pendaftaran berakhir, hanya namanya yang bertengger sendirian. Sampai muscab digelar, tak satu pun ranting menolak.

Ketua Panitia Penyelenggara Muscab PO Lumajang Sofyan Hidayat mengatakan, musyawarah tersebut diikuti oleh 48 ranting dari 54 ranting se-Lumajang. Sebagian besar ranting sepakat tampuk kepemimpinan organisasi seni bela diri itu dipegang langsung oleh Kepala Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono.

“Rata-rata seluruh ranting yang hadir itu butuh sosok kepemimpinan yang sadar. Sadar dalam rutin melakukan pembinaan dan sadar dalam urusan administrasi. Karena ini organisasi besar yang menampung puluhan anggota di setiap ranting. Ranting kita sudah puluhan. Bayangkan, ada ribuan anggota Lumajang yang harus diperhatikan,” katanya.

Sementara itu, Suhanto menyadari, selama beberapa tahun terakhir seni bela diri yang berasal dari Lumajang itu hampir absen dalam setiap kejuaraan. Meskipun memiliki ribuan atlet, mereka belum mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan. Baik menjuarai event kejurda, kejurprov, maupun kejuaraan tingkat nasional.

Anto, sapaan akrabnya, menjelaskan, permasalahan itu menjadi tugas berat yang harus dituntaskan. Setelah terpilih, pihaknya bakal segera mempercepat pengisian formasi kepengurusan dan segera melakukan rapat kerja. Sebab, masa periodenya hanya terbatas selama empat tahun. Terhitung sejak 2022 hingga 2026 mendatang.

“Cabang kami ini ada di mana-mana di seluruh Indonesia. Di pengurus sebelumnya pembinaan pada atlet-atlet ini memang sudah berjalan. Tetapi, kelihatannya kurang maksimal. Kekurangan itu yang harus kami perbaiki dalam kepengurusan kami. Minimal harus menjuarai Porprov, lalu nasional, dan harusnya internasional,” pungkasnya. (son/c2/fid)

 

  Editor : Safitri
#Lumajang