BACA JUGA : Peredaran Obat Sirup di Bondowoso, Masih Ada Masyarakat yang Ingin Beli
Barang bekas impor, branded, dan tidak pasaran laris manis. Banyak juga warga yang mencoba usaha thrift shop karena prospeknya dinilai bagus. Namun, baju bekas yang telah digunakan orang dan ditimbun cukup lama rupanya bisa membahayakan pembeli.
Apalagi mereka memiliki sensitivitas kulit yang tinggi. Barang bekas seperti baju jika digunakan sebaiknya dicuci dan direndam terlebih dahulu. Untuk menghilangkan jamur dan kotoran yang menempel.
“Kalau baju bekas bisa dicuci dulu. Kadang kalau ada yang alergi bisa direndam dulu pakai air hangat. Setelah itu, dicuci pakai detergen. Lengkap dengan disetrika untuk membunuh kuman,” ucapnya Anisa, pemilik thrift shop.
Apalagi jika baju bekas tersebut sudah lama tidak pakai dan ditimbun. Maka akan memicu pertumbuhan jamur yang membuat alergi kulit. “Bisa menimbulkan alergi. Tumbuh jamur juga jika baju thrift terlalu lama tidak dipakai. Faktor penyimpanan sering membuat kulit gatal,” jelas Bayu Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang.
Meski demikian, dia menyarankan agar baju thrift shop lebih diperhatikan kebersihannya. Dengan mencucinya terlebih dahulu untuk mematikan kumannya. (dea/c2/fid)
Editor : Safitri