https://radarjember.jawapos.com/berita-lumajang/23/10/2022/situs-biting-sukodono-lumajang-dikelilingi-aliran-sungai/
Susunan batu bata merah kuno yang masih tertata rapi dan bentuknya memuncak itu membuat siapa saja yang berkunjung bakal takjub dengan Situs Biting tersebut. Apalagi lokasi tidak terlalu jauh dari pusat kota. Dan akses yang dilalui pun cukup mudah. Dengan melewati jalur utama yang cukup sempit untuk sampai ke lokasi. Biasanya pengunjung yang datang menggunakan sepeda motor.
Bahkan memasuki pintu masuk kawasan tersebut, pengunjung juga bisa langsung berziarah ke pendiri situs. Tepat di Makam Arya Wiraraja yang kini nama itu terpampang jelas di depan Pendapa Lumajang.
Meski demikian, masih banyak saja warga maupun siswa sekolah yang mengunjungi situs tersebut. Sebagai salah satu bukti peninggalan sejarah Kabupaten Lumajang. “Senang pastinya bisa melihat langsung Situs Biting. Jadi tahu bentuk aslinya seperti apa. Karena sejauh ini cuma tahu gambarnya aja,” ucap Farhanudin, salah satu siswa asli Lumajang.
Di sisi lain, menurut Aries Purwanty, tenaga teknis Museum Lumajang, mengaku jika kunjungan siswa didampingi dari pihak museum. Sambil memberikan wawasan seputar sejarah Lumajang. “Biasanya beberapa bulan sekali sekolah meminta jadwal kunjungan ke Situs Biting. Di sana kita dampingi, biasanya ada sekitar 20 orang bahkan lebih,” pungkasnya.
Jurnalis: Ade Apryanis
Fotografer: Ade Apryanis
Editor: Muchammad Ainul Budi Editor : Maulana Ijal