BACA JUGA : Banyak Warga Sumberbaru Stres karena Terdampak Longsor
Aktivitas pasar berjalan normal seperti biasanya. Banyak pedagang dan pembeli yang berinteraksi agar jualannya laris manis. Namun, memasuki musim hujan kali ini harga bumbu dapur terpantau naik selama beberapa hari. Kondisinya banyak petani tak mampu untuk menambah pasokan stoknya. Salah satu komoditas yang terjadi kenaikan harga adalah bawang merah.
Menurut Misli, pedagang di pasar, biasanya hanya 24 ribu per kilogramnya, kali ini bisa tembus di angka 30 ribu. Hal itu membuat dagangannya sepi pembeli. “Sekarang harganya naik. Biasanya 24, sekarang hampir 30 ribu. Maksimal kenaikannya sampai 6 ribu rupiah,” ucapnya.
Dia menambahkan, jika kondisi ini terjadi karena faktor cuaca yang tidak menentu. Berbagai wilayah sering diguyur hujan. Hingga daerah penghasil bawang merah juga mengalami hal yang sama. “Memang sekarang musimnya hujan. Permintaan banyak, tapi stoknya nggak ada. Jadi kan kita serba repot,” pungkasnya.
Meski demikian, warga tetap membeli dengan mengurangi jumlahnya. Hal ini untuk menghemat pengeluaran bumbu dapur. “Kalo pas lagi naik gini, belanja bumbu dapur dikurangi. Biar kebagian semuanya,” ucap Miati, pembeli. (dea/c2/fid)
Editor : Safitri