Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pengangguran Terbuka Tembus 4,46 Persen

Safitri • Kamis, 29 September 2022 | 17:32 WIB
SERIUS: Sejumlah warga ketika mengikuti pelatihan program keterampilan di BLK Bondowoso. Kini lapangan pekerjaan bagi mereka mulai terbuka kembali.
SERIUS: Sejumlah warga ketika mengikuti pelatihan program keterampilan di BLK Bondowoso. Kini lapangan pekerjaan bagi mereka mulai terbuka kembali.
TENGGARANG, Radar Ijen – Warga Bondowoso khususnya yang belum memiliki pekerjaan tampaknya dapat sedikit lega. Sebab, Pemkab Bondowoso menggandeng salah satu perusahaan. Kerja sama tersebut di antaranya berkaitan dengan sharing informasi lowongan kerja. Harapannya, akan lebih banyak tenaga kerja yang terserap.

BACA JUGA : Anak Sekolah Inggris Terpaksa Makan Penghapus Tak Bisa Jajan

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Bondowoso Eko Agus Wahyudi menjelaskan, hal utama yang akan dilaksanakan setelah adanya kerja sama itu berkaitan dengan penempatan dan pemberian informasi lowongan kerja. Oleh sebab itu, diharapkan memberikan kesempatan lapangan pekerjaan yang lebih besar kepada para pencari pekerjaan.

Para alumni yang telah dilatih dengan berbagai program keterampilan berbasis kompetensi dan sudah mendapatkan sertifikasi menjadi prioritas utama dalam MoU tersebut, untuk benar-benar bisa terjun dalam dunia industri. Meski masyarakat umum juga masih memiliki kesempatan yang sama. "Semoga MoU ini bisa menjadi jembatan untuk mengurangi angka pengangguran di Bondowoso yang semakin tinggi," harapnya.

Berdasarkan data dari BPS Bondowoso, dari hasil Sakernas pada Agustus 2021 lalu, tingkat pengangguran terbuka (TPP) di Bondowoso mencapai 4,46 persen. Artinya, dari seratus orang angkatan kerja, terdapat sekitar lima orang yang menganggur. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 0,33 persen, jika dibandingkan dengan Agustus tahun sebelumnya.

Dalam kurun waktu 2020 hingga 2021 lalu, jumlah pengangguran meningkat sebanyak 1.362 orang. Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan, pengangguran dengan pendidikan tertinggi SD/sederajat, masih mendominasi dibandingkan tingkat pendidikan lain.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajat menyampaikan apresiasinya atas kerja sama itu. Sebab, hal itu dianggap sebagai bagian dalam rangka mendukung kewajiban pemerintah. Utamanya dalam penyiapan SDM yang layak dan memiliki daya saing yang mumpuni. "Semoga kerja sama ini memberikan manfaat kepada masyarakat Bondowoso," katanya.

Michael Setiawan, Kepala Divisi TRD PT Amanah Amarta, menerangkan, pihaknya akan memberikan informasi lowongan pekerjaan, melakukan briefing, dan interview. Bahkan, juga akan melakukan seleksi sesuai kebutuhan perusahaan. "Kami porsinya membantu menyalurkan yang sesuai," pungkasnya. (ham/c2/fid)

 

  Editor : Safitri
#pengangguran #Lumajang