Sejak pagi, sejumlah anggota Densus 88 memadati sepanjang jalan Dusun Banjarrejo, Desa Sumbermujur. Bahkan, sejumlah mobil berwarna hitam tampak parkir di sekitar lokasi rumah terduga teroris. Tepatnya di rumah warga yang tidak jauh dari gedung SMPN 5 Candipuro.
BACA JUGA: Imbas Kenaikan Harga BBM, Bensin Eceran Langsung Melejit
Ani, salah satu warga setempat menceritakan, orang yang tinggal di lokasi itu merupakan relawan yang sebelumnya terlibat dalam penanganan erupsi Gunung Semeru. Namun, setelah sebagian besar korban erupsi mulai menempati BSD, dia dan keluarganya mengontrak salah satu rumah tetangga Ani.
"Saya kurang tahu dia orang mana, tetapi dia tinggal di rumah itu jarang berinteraksi dengan warga. Cenderung berdiam diri di dalam rumah. Padahal umumnya orang tinggal di desa itu kenal dengan tetangganya. Tetapi saya tidak kenal. Lalu tiba-tiba barusan didatangi beberapa polisi dan langsung dibawa," katanya.
Selama Densus 88 menggeledah rumah dan membawa terduga teroris, tidak banyak warga yang berani mendekat. Bahkan, tampak beberapa anggota Densus berjaga-jaga di beberapa titik. Lalu sekitar pukul 11.40 waktu setempat, sejumlah mobil hitam akhirnya pergi meninggalkan lokasi dengan membawa satu orang dari rumah tersebut.
Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan belum bisa menjelaskan kronologi tersebut. Menurutnya, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan mengenai penyebab penangkapan itu terjadi. Namun, informasinya seseorang yang tertangkap itu karena diduga terlibat jaringan teroris. (*)
Reporter: Atieqson Mar Iqbal
Foto : Atieqson Mar Iqbal
Editor : Hafid Asnan Editor : Maulana Ijal