Meski pemerintah desa setempat sudah membuat laporan ke pihak terkait, dan perhitungan biaya sudah dibahas, kepastian pekerjaan belum ada. Apalagi kondisinya sangat membahayakan. Sebab, plengsengan yang rusak tepat setelah tikungan. “Kemarin lewat situ sangat berbahaya. Karena lokasi setelah tikungan, rambu-rambu peringatan juga minim sekali,” komentar Rim Rim.
Tak heran jika banyak warga yang sambat. Sebab, jalan menjadi sempit. Dan pengguna jalan harus lebih berhati-hati. Seperti dalam unggahan akun Khoirul Anam. Bahkan sempat dua mobil nyaris adu banteng karena plengsengan tak kunjung diperbaiki. Sebab, plengsengan yang longsor itu memakan badan jalan. “Kapan hari itu hampir aja mobil boks dan Avanza yom siomah,” tulis Mukhlas Parabola Randuagung.
Sejumlah warga merasa sangat kesal. Mereka juga tak segan berkomentar pedas, agar perbaikan segera dilakukan. Ada yang menduga jika sudah longsor total, baru ditangani. “Nunggu longsor dan ada korban dulu, viral baru dikerjakan,” komentar Hendri Purnomo.
Tak hanya itu, banyak komentar pedas lainnya. Namun, mereka hanya bisa berharap agar jalan segera diperbaiki. Apalagi akibatnya bisa fatal jika lengah dan tak biasa melewati jalur itu. Bisa-bisa makan korban. (dea/c2/fid) Editor : Safitri