BACA JUGA : Mahasiswa Papua Tolak RUU DOB
Kemarin, lukisan itu dipadati siswa-siswi SMP Al Ikhlash Lumajang. Mereka tidak hanya melihat karya, tetapi juga mengulik proses pembuatan hingga maksud setiap karya. “Selain mengenalkan perpustakaan, kunjungan ini juga bagian dari menumbuhkan minat dan kecintaan mereka di bidang seni,” kata Koordinator Perpustakaan SMP Al Ikhlash Zuh Rofi Fijriah.
Rofi menjelaskan, setiap siswa mengumpulkan data pameran lukisan dan perpustakaan. Nantinya, hasil kunjungan itu berupa kliping laporan observasi. Sehingga, siswa yang memiliki kecenderungan terhadap seni lukis dapat mendalaminya.
Pihaknya berharap siswa termotivasi dan percaya diri. Sebab, sejumlah siswa juga memiliki minat dan bakat seni lukis. Oleh karena itu, seusai kunjungan pameran, pihaknya bakal memberikan pendampingan khusus di bidang seni. “Agar mereka lebih serius menekuni ini, Tentunya, kami berharap ada karya siswa yang ditampilkan juga,” tambahnya.
Puluhan lukisan yang ditampilkan selama sepekan itu merupakan hasil karya empat pelukis Lumajang. Baik karya lukis mix media, oil on canvas, plakat, pointilis, maupun lainnya. Beragamnya lukisan itu menjadi daya tarik bagi siswa. Bahkan, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati melihat langsung pameran seni itu, kemarin. Tak hanya melihat, Bunda Indah juga membeli hasil karya pelukis.
Salah satu pelukis, Citra Rahmania, mengatakan, melukis bisa menjadi kegiatan positif dalam mengisi waktu luang. Perempuan yang berprofesi sebagai dokter gigi itu berharap siswa teredukasi tentang seni lukis. Artinya, mereka tidak hanya tahu hasil karya saja, tetapi juga dapat mengembangkan kreativitasnya di bidang seni. “Meski otodidak, siswa bisa tumbuh kreasinya,” harapnya. (kin/c2/fid) Editor : Safitri