Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Menolak Diajak Rujuk, Suami di Lumajang Bunuh Istri Lalu Gantung Diri

Maulana Ijal • Selasa, 19 Juli 2022 | 16:02 WIB
BERSIMBAH DARAH: Kondisi sang istri sesuai dianiaya hingga tewas. Setelah melihat istrinya meniggal, sang suami gantung diri tak jauh dari jasad istrinya tergeletak.
BERSIMBAH DARAH: Kondisi sang istri sesuai dianiaya hingga tewas. Setelah melihat istrinya meniggal, sang suami gantung diri tak jauh dari jasad istrinya tergeletak.
LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- Seorang suami di Lumajang menyiksa istrinya hingga tewas hanya gara-gara menolak diajak rujuk. Melihat istrinya terkapar tak bernyawa, pelaku gelap mata dan memutuskan mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Peristiwa yang sempat menghebohkan warga ini terjadi di Dusun Krajan, Desa Kandang Tepus, Senduro, Lumajang, Senin (18/7) sore kemarin. Sang suami diketahui bernama Ely Haryanto, 35, sedangkan korban bernama Mariyana, 35. Sang suami tidak terima lantaran digugat cerai oleh istrinya. Dia meminta rujuk, namun ajakan itu ditolak oleh korban.

Kejadian tewasnya sepasang suami istri ini kali pertama diketahui oleh sang paman. Kala itu, saksi hendak memberi makan kambingnya di rumah korban. Dalam keadaan rumah terkunci dari dalam, saksi mencoba memanggil keduanya namun tidak ada jawaban. Hingga akhirnya dia mengintip dari jendela dan menemukan keduanya sudah meninggal.

BACA JUGA: Ringkus Satu Residivis Komplotan Curanmor

Kala itu, kondisi sang suami sudah tergantung, sedangkan istri bersimbah darah di bagian muka dengan keadaan tertelungkup. “Bagian mukanya berdarah. Giginya lepas kemungkinan karena dibenturkan kepalanya,” tutur Rofik, tetangga korban.

Sebelumnya, rumah tangga keduanya memang sudah di ujung tanduk. Bahkan, menjelang Idul Adha lalu sang istri sempat meminta cerai. Namun suaminya menolak. Sebelum kejadian itu, sang suami sempat menulis status di WhatsApp yang berisi permohonan maaf, karena sudah tidak kuat membina rumah tangga. “Sekitar setengah sebelas siang, Ely sempat buat status di WA,” ungkap Rofik.

Unit Reskim Polsek Senduro dan Tim Inafis Satreskim Polres Lumajang telah melakukan olah TKP. Mereka juga sudah melakukan identifikasi. Hasilnya, polisi tidak menemukan adanya campur tangan pihak lain. “Semua rumah terkunci dari dalam. Sang istri mengalami luka di bagian muka. Diduga karena dibenturkan ke tembok oleh suami. Sedangkan suami dalam posisi leher terikat oleh tali,” kata AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Kapolres Lumajang. (*)

Reporter: Ade Apryanis

Foto      : Polres for Radar Semeru

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Headline #Pembunuhan