Meski pendistribusian sudah dimulai awal pekan kemarin, Forkopimda Lumajang melakukan apel gelar pasukan di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0821 Lumajang, kemarin. Apel tersebut diikuti sejumlah perwakilan personel TNI, Polri, dan Satpol PP Lumajang. Mereka siap mendistribusikan bantuan ke pelosok desa.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, total bantuan beras yang akan didistribusikan sejumlah 26 ribu paket. Jumlah tersebut terdiri atas 16 ribu bantuan Pemerintah Lumajang. Sedangkan masing-masing Polres dan Kodim 0821 Lumajang sebanyak lima ribu paket.
“Bantuan khusus diberikan untuk mereka yang awalnya bekerja, tetapi karena PPKM tidak bisa bekerja. Atau mereka yang awalnya punya penghasilan setiap hari, sekarang menurun. Masyarakat kurang mampu, hidup di desa sendiri, sepuh, juga prioritas sasaran mendapat bantuan. Jangan sampai ada tumpang tindih bantuan di tengah masyarakat,” katanya.
Pihaknya akan memastikan pendistribusian dilakukan dengan maksimal. Sebab, data di masing-masing pihak menjadi satu. Sehingga, dipastikan tidak ada data penerima ganda. “Nanti di lapangan kami akan terus koreksi dan evaluasi pelaksanaan ini. Tidak hanya pengendalian Covid-19 saja, tetapi ini juga tugas kami untuk membantu masyarakat terdampak,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0821 Letkol Inf Andi A. Wibowo mengapresiasi personel gabungan PPKM darurat. “Pendistribusian harus tepat sasaran. Dalam pelaksanaan tugas, kita juga harus tetap menjaga kondisi kesehatan kita. Kalau ada anggota yang merasakan gejala, badannya kurang sehat atau sakit, sebaiknya memeriksakan diri dan istirahat dulu,” ujarnya.
Selain pendistribusian beras, pihaknya juga terus mendorong penuntasan vaksinasi di Lumajang. Sebab, proses vaksinasi harus tetap berjalan. Pihaknya mendukung target 75 persen masyarakat sudah divaksin. “Ini ikhtiar kita bersama,” pungkasnya.
Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan Editor : Radar Digital