Mereka yang masih beraktivitas di luar rumah saat PPKM darurat akan dites swab secara acak. Jika hasilnya positif, mereka akan ditangani lebih lanjut di BKD Lumajang. Tampaknya, hal tersebut memunculkan pertanyaan di masyarakat. Adakah tes gratis untuk mendeteksi virus Covid-19 atau tidak. Seperti tanya akun Ienoenk Fool Affandi.
“Ndek majang gak onok tes-tesan gratis tah yo? Rapid tes antigen kan biayane murah. Lek dibantu pemerintah daerah lak penak. Ndang konangan, ndang diberesi. Ndang mlaku maneh ekonomi,” tulisnya.
Pertanyaannya tersebut ditanggapi banyak akun. Syahrulsz Azonk misalnya. Dia sangat sepakat adanya tes gratis di Lumajang. Menurutnya, hal tersebut sangat perlu diwujudkan. “Masuk lur. Perlu tes-tesan gratis,” tulisnya.
Sementara itu, Hadi Luqman Hakim mencoba menghitung biaya yang dibutuhkan untuk tes gratis tersebut. Hasilnya, dia memperkirakan dana satu miliar rupiah. “Soko kasus aktif e ae di-tracing 10 orang (417x10=4170). Antigen 100 ewu total biayane tidak sampai 500 juta. Anggep ae 1 M. Terus kabeh diisolasi, diwenehi bantuan. Cepet wes kudune,” komentarnya.
Nah, sepertinya pemerintah perlu mencoba solusi ini. Semoga saja bisa diwujudkan agar bisa menekan penyebaran Covid-19 di Lumajang.
Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan Editor : Radar Digital