Sekda Lumajang Agus Triyono mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, pelaksanaan upacara ini bisa dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta upacara harus berjarak dan memakai masker. Untuk memeriahkan acara yang sederhana ini diminta untuk menggunakan pakaian adat.
"Peringatan detik-detik proklamasi ini sangat istimewa, kerena kita dalam kondisi pandemi Covid-19. Sesuai arahan Presiden semua kabupaten atau kota provinsi se-Indonesia diminta untuk melaksanakan upacara secara sederhana," ujarnya.
Setelah melakukan upacara di halaman Pemkab Lumajang, Cak Thoriq dan Bunda Indah kemudian melanjutkan upacara secara virtual 17 Agustus 2020 bersama jajaran forkopimda di ruang Mahameru. Harapannya pembacaan ulang teks proklamasi tersebut tetap bisa memberikan semangat agar semakin memajukan Indonesia. Terlebih bisa melewati musibah pandemi ini.
"Mudah-mudahan dengan kebersamaan ini, meskipun diperingati secara sederhana, tetapi komitmen kita untuk memajukan indonesia, memajukan lumajang tidak boleh surut dalam situasi pandemi," pungkasnya. Editor : Safitri