Karena baru pertama, pemerintah tidak menyediakan banyak jenis fauna. Hanya beberapa binatang saja yang dipamerkan. Kebanyakan binatang yang ada di sana merupakan hasil swadaya orang yang peduli terhadap ruang terbuka hijau. Seperti kalangan komunitas pecinta burung dan lainnya.
Maysarah, salah satu pengunjung mengungkapkan, warga yang berkunjung ke tempat tersebut sangat senang. Terutama warga yang mengajak anak-anak bermain dan bersantai di taman kota tersebut. "Tak perlu jauh-jauh piknik, di alun-alun semakin lengkap," ucapnya.
Hanya saja, lanjut dia, area permainan anak memang belum dibuka karena adanya pandemi ini. Namun meskipun begitu tidak sedikit pengunjung yang memadati taman ini. “Sekarang ada tambahan hewan yang secara tidak langsung anak-anak mengenal dan belajar,” tambahnya.
Sementara itu Kabid Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau, Gunawan Eko menjelaskan, konsep penataan taman memang mengalami peningkatan. Tujuannya agar menciptakan ruangan yang asyik untuk jujukan pengunjung. Terutama pengunjung yang sengaja datang menikmati suasana hijaunya perkotaan.
Sementara ini memang hanya beberapa binatang saja yang disediakan. Namun setelah itu penambahan hewan bakal dilakukan. “Karena ini memang swadaya, kita diberi orang-orang yang peduli ruang terbuka hijau, ya akhirnya sekalian kita sediakan kandangnya dan pakannya setiap hari,” pungkasnya.
Editor : Safitri