Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Maksimalkan Penggunaan APBD Tahun Berikutnya

Safitri • Kamis, 30 Juli 2020 | 00:04 WIB
DIWAKILKAN: Fraksi Demokrat melalui H Idris Marquzi saat menyerahkan PU pada H Akhmat dalam rapat paripurna penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi, kemarin.
DIWAKILKAN: Fraksi Demokrat melalui H Idris Marquzi saat menyerahkan PU pada H Akhmat dalam rapat paripurna penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi, kemarin.
LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejumlah catatan diterima oleh Pemkab Lumajang, untuk memaksimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Meski seluruh fraksi menerima dalam paripurna pembahasan raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019, namun masih ada yang perlu dibenahi dalam penggunaan anggaran di tahun berikutnya.

Sama dengan rapat paripurna sebelum-sebelumnya, baik pembacaan Pandangan Umum (PU) hingga PA hanya satu fraksi saja yang mewakili. Paripurna kali ini giliran Fraksi Demokrat. Melalui juru bicaranya, H Idris Marzuqi, Demokrat memperhatikan masih banyaknya sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) yang belum maksimal.

Idris menjelaskan, ringkasan realisasi APBD 2019 masih menyisakan sekitar Rp 88 Milliar. Jumlah tersebut mengindikasikan pemerintah masih lemah menemukan cara efektif untuk memaksimalkan sumber daya anggaran untuk pembangunan daerah. “Jika dilihat dari aspek perencanaan, dapat diartikan masih banyak kegiatan yang seharusnya bisa dilaksanakan namun tertunda atau bahkan tidak dapat dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya ada beberapa catatan yang perlu dituntaskan pemerintah agar anggaran bisa maksimal. Pertama, harus dilakukan evaluasi terhadap besarnya anggaran yang tersisa. Terutama dalam mendata jumlah pegawai dan klasifikasinya. Serta menghitung nilai secara total kebutuhan belanja gaji pegawai. Harapannya pada tahun anggaran selanjutnya, SILPA bisa lebih diminimalisir.

Kedua, perencanaan anggaran di tiap OPD, agar diperbaiki dan diperkuat dari segi perioritas kebutuhan dan perhitungan teknisnya. Termasuk memetakan risiko yang spesifik pada kejadian-kejadian yang terindikasi keliru dalam melaksanakan administrasi dan pengelolaan anggaran sebelum diaudit.

  Editor : Safitri
#APBD #Pemerintahan