Radar Jember – Mahasiswa kebidanan perlu mengambil peran lebih besar dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil di tengah masih kuatnya berbagai mitos kesehatan yang berkembang di masyarakat.
Edukasi berbasis ilmu kesehatan dinilai penting untuk mencegah kesalahan pemahaman yang dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun janin.
Kaprodi Kebidanan Program Sarjana dan Profesi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas dr. Soebandi (UDS) Rizki Fitrianingtyas mengatakan, tantangan pelayanan kebidanan saat ini tidak hanya soal ketersediaan tenaga kesehatan, tetapi juga masih adanya pengaruh budaya yang memengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan selama kehamilan.
Menurut dia, mahasiswa kebidanan memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui praktik klinik maupun kegiatan pengabdian.
Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi kesehatan keluarga, terutama terkait kehamilan dan kesehatan reproduksi.
“Mahasiswa kebidanan harus berani hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil agar tidak mudah percaya pada mitos yang berisiko terhadap kesehatan ibu maupun janin,” katanya.
Ia menjelaskan, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan klinis, tetapi juga keterampilan komunikasi, kepemimpinan, empati, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi sosial budaya masyarakat. Bekal tersebut diperlukan agar pesan kesehatan dapat diterima dengan baik oleh warga.
Melalui praktik lapangan, mahasiswa turut terlibat dalam pendampingan ibu hamil, penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, promosi ASI eksklusif, pelayanan keluarga berencana, hingga pemberdayaan kader kesehatan di desa.
Hal itu menjadi sarana untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dengan masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan literasi dan kesadaran kesehatan sehingga keputusan yang diambil keluarga didasarkan pada informasi yang benar,” ujarnya.
Riris sapaan akrabnya, menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam edukasi kesehatan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dengan pemahaman yang lebih baik, ibu hamil dan keluarga diharapkan mampu memilah informasi kesehatan secara tepat serta meninggalkan berbagai mitos yang tidak sesuai dengan kaidah medis. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh