Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Waspada Post-Holiday Blues Usai Lebaran: Psikolog Jember Bagikan Tips Adaptasi Bertahap Masuk Kerja

Yulio Faruq Akhmadi • Kamis, 26 Maret 2026 | 06:00 WIB
“Mendekati masuk kerja sebaiknya ritme itu ditata kembali, mulai dari tidur yang cukup hingga pola makan yang lebih teratur.” MARISA SELVY HELPHIANA, Psikolog dari Biro Konsultasi Gemilang Psikologi.
“Mendekati masuk kerja sebaiknya ritme itu ditata kembali, mulai dari tidur yang cukup hingga pola makan yang lebih teratur.” MARISA SELVY HELPHIANA, Psikolog dari Biro Konsultasi Gemilang Psikologi.

Radar Jember – Libur panjang Lebaran identik dengan momen kebersamaan bersama keluarga. Namun setelah masa liburan berakhir, tidak sedikit orang justru mengalami kesulitan untuk kembali ke rutinitas seperti bekerja, sekolah, maupun kuliah.

Psikolog dari Biro Konsultasi Gemilang Psikologi Marisa Selvy Helphiana menjelaskan, kondisi tersebut dalam dunia psikologi dikenal sebagai post-holiday depression atau post-holiday blues. Kondisi ini menggambarkan munculnya tekanan emosional ketika seseorang harus kembali dari suasana santai selama liburan ke rutinitas yang lebih terstruktur.

“Setelah momen penuh kehangatan dan kebersamaan selama libur Lebaran, banyak orang merasa berat untuk kembali ke rutinitas sehari-hari. Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai post-holiday blues, yaitu tekanan emosional saat harus kembali ke dunia nyata,” ujarnya.

Baca Juga: Waspada Campak Saat Silaturahmi Lebaran: Dokter Anak RSU Unmuh Jember Ingatkan Bahaya Droplet di Keramaian

Menurut Marisa, salah satu cara mengatasinya adalah melakukan persiapan mental dan fisik sebelum kembali bekerja. Selama liburan, pola hidup sering berubah, mulai dari waktu tidur yang lebih larut hingga pola makan yang tidak teratur karena aktivitas silaturahmi.

Karena itu, menjelang kembali bekerja seseorang disarankan menata kembali ritme kehidupan seperti sebelum liburan. Misalnya dengan memperbaiki pola tidur, mengatur waktu istirahat, serta kembali menerapkan pola makan yang lebih seimbang dan teratur.

“Selama liburan sering begadang, makan tidak terkontrol, bertamu makan bertamu makan. Mendekati masuk kerja sebaiknya ritme itu ditata kembali, mulai dari tidur yang cukup hingga pola makan yang lebih teratur,” jelasnya.

Selain kesiapan fisik, persiapan pekerjaan juga dinilai penting untuk membantu memulihkan semangat bekerja. Ketika kembali ke kantor, bisa memulai dengan merapikan meja kerja atau membersihkan lingkungan kerja.

Baca Juga: Jangan Langsung Makan Besar! Dokter RSU Unmuh Jember Ingatkan Risiko Asam Lambung Naik Saat Berbuka Puasa

Menurut Marisa langkah sederhana tersebut dapat membantu membangun suasana baru yang lebih nyaman dan meningkatkan suasana hati saat memulai aktivitas. “Buat meja kerja jadi tempat yang nyaman dulu,” katanya.

Selanjutnya, Marisa menyarankan untuk menyusun daftar pekerjaan atau to do list. Dengan membuat daftar tugas harian, pekerjaan dapat diselesaikan secara bertahap tanpa terasa terlalu berat. Disarankan untuk memulai pekerjaan dari tugas yang paling mudah terlebih dahulu.

“Buat daftar pekerjaan yang akan dilakukan hari itu, lalu mulai dari yang paling mudah. Dengan begitu, kita bisa kembali menemukan ritme kerja,” katanya.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah mencari mood booster yang dapat meningkatkan semangat bekerja. Hal sederhana seperti menikmati kopi favorit, menyiapkan camilan di meja kerja, atau berinteraksi dengan rekan kerja bisa membantu memperbaiki suasana hati.

“Hal kecil seperti membeli kopi atau makanan favorit bisa membantu membangkitkan semangat. Interaksi sosial dengan rekan kerja juga penting agar suasana kerja terasa lebih menyenangkan,” pungkasnya. (yul/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Lebaran #mood booster #to do list #libur panjang