Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lansia Anti-Kaku Saat Puasa! Dokter RS Bina Sehat Jember Bagikan Tips Olahraga Aman Agar Tetap Bugar!

Redaksi Radar Jember • Selasa, 24 Februari 2026 | 04:00 WIB

 

dr SHOFIE SABATINI V MKed Klin SpKFR, Dokter Rehabilitasi Medik RS Bina Sehat Jember. 
dr SHOFIE SABATINI V MKed Klin SpKFR, Dokter Rehabilitasi Medik RS Bina Sehat Jember. 

Radar Jember - Bulan suci Ramadan adalah bulan yang dinantikan karena memiliki banyak kemuliaan.

Pada bulan ini, umat muslim menjalankan ibadah puasa sebagai wujud ketakwaan terhadap perintah Allah SWT.

Namun diperlukan kesehatan fisik yang prima agar berpuasa tetap lancar. Aktifitas fisik apa saja yang dapat dilakukan, terutama pada lansia?

Disampaikan oleh Dokter Rehabilitasi Medik RS Bina Sehat Jember, dr Shofie Sabatini V MKed Klin SpKFR, saat puasa sebaiknya tetap beraktivitas fisik.

Sebab, otot akan semakin lemah dan persendian akan terasa semakin kaku jika tidak digerakkan, khusus untuk orang lanjut usia (lansia).

“Kebanyakan orang memilih mengurangi aktifitas fisik agar tidak terlalu lelah hingga saatnya berbuka puasa,” tandasnya.

Shofie menjelaskan, aktifitas fisik sebaiknya tetap dilakukan agar peredaran darah lancar sehingga tekanan darah tetap stabil, metabolisme tubuh tetap terjaga, dan membantu mengendalikan berat badan agar tetap ideal.

Oleh karena itu disarankan untuk melakukan aktifitas fisik dengan intensitas ringan hingga sedang 3x seminggu dengan diawali pemanasan dan diakhiri pendinginan.

Berikut cara mengukur intensitas olahraga paling mudah. Intensitas ringan yaitu saat olahraga masih bisa dilakukan dengan menyanyi.

Intensitas sedang saat olahraga masih bisa berbicara atau mengobrol. Intensitas berat saat olahraga cukup berat untuk berbicara.

Hindari olahraga dengan intensitas berat saat puasa.

“Adapun aktifitas fisik yang dapat dilakukan antara lain berjalan kaki, bersepeda, senam lansia seperti tai chi atau yoga dengan mengatur durasi latihan sesuai kemampuan fisik lansia,” ujar Dokter yang praktek di RS Bina Sehat, setiap Selasa & Kamis jam 15.00-17.00 dan Sabtu jam 09.00-11.00.

Shofie menambahkan, kondisi kesehatan lansia berbeda dengan orang-orang yang berusia lebih muda, sehingga persiapan sebelum melakukan aktifitas fisik sangat diperlukan.

Tujuannya, untuk mengurangi risiko cedera ataupun masalah kesehatan lain yang berkaitan dengan keterbatasan gerak tubuh.

“Kenali kemampuan tubuh anda dan jangan melakukan gerakan secara berlebihan yang meningkatkan risiko cedera,” jelasnya.

Shofie menekankan, peregangan juga perlu untuk dilakukan para lansia agar lebih mudah melakukan kegiatan hariannya, memperbaiki postur tubuh, mengurangi ketegangan otot, dan meningkatkan koordinasi.

“Aktifitas fisik tersebut dapat dilakukan di sore hari 1 jam menjelang berbuka puasa atau setelahnya dengan durasi 20-30 menit. Segera berhenti bila mulai terasa letih atau haus,” pungkasnya.

Dan yang paling penting, aktivitas fisik saat puasa harus diimbangi asupan nutrisi bergizi dan seimbang serta konsumsi air putih 8-10 gelas sehari agar terhindar dari dehidrasi. 

Informasi lebih lanjut mengenai aktifitas fisik yang sesuai bagi lansia, dapat diperoleh melalui konsultasi atau datang lansung ke Poli Rehabilitasi Medik RS Bina Sehat Jember di Jalan Jayanegara 7 Kaliwates atau hubungi nomor telepon (0331) 422701 atau CS Pendaftaran 0857 8526 1584. (kr/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#puasa #Ramadan #RS Bina Sehat Jember #bugar #Lansia #RSBS