PATRANG, Radar Jember - Pemerintah Kabupaten Jember bersiap meluncurkan program inovatif "Home Care" pada 14 Februari 2026 mendatang.
Program ini dirancang khusus untuk menjangkau yang memiliki keterbatasan mobilitas, khususnya para lansia dan penyandang disabilitas.
Hal itu dikemukakan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
"Home Care yang insya Allah kita launching pada 14 Februari 2026," katanya, saat menyampaikan rencana kerjanya secara terbuka, di Pendapa Wahyawibawagraha Sabtu (31/02/2026).
Baca Juga: Predikat Madya Nasional dalam UHC Awards 2026 Antarkan Jember Jadi Poros Kesehatan Tapal Kuda
Tanggal 14 Februari dikenal cukup ikonik di kalangan remaja dan muda-mudi sebagai hari kasih sayang.
Jika biasanya perayaan 14 Februari kental dengan suasana romantis, namun "kado" Home Care yang akan diluncurkan ini dipastikan bernuansa lebih humanis.
Gus Fawait, sapaan akrab dia, memastikan Program Home Care hadir untuk melengkapi program prioritas pemerintah yang telah lebih dulu berjalan.
Baca Juga: Anggaran UHC Jember 2026 Melejit! Pemkab Siapkan Rp 430 M untuk Layanan Kesehatan 2,6 Juta Warga
Ia mengatakan bahwa Satgas Pengentasan Kemiskinan dan Suksesi MBG, akan mengordinasikan 1.200 tenaga kesehatan yang sudah tersebar di desa-desa untuk melakukan kunjungan rumah secara rutin, melalui program Home Care tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa setiap nakes akan dievaluasi kinerjanya setiap minggu melalui laporan langsung ke mejanya.
Langkah jemput bola ini diambil untuk memastikan bahwa kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat paling rentan, sekaligus menjadi bagian dari basis data kesehatan yang akurat bagi Satgas.
"Satgas ini akan memastikan juga, target kemiskinan tahun ini akan turun berapa, kemudian Stunting, AKI dan AKB, di bawah 1.200 nakes itu bagaimana evaluasinya. Jadi nanti yang akan menyiapkan semua langkah-langkahnya adalah satgas," pungkas Gus Fawait. (mau)
Editor : M. Ainul Budi