Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tips Agar Es Krim Tak Jadi Lemak Tubuh, Jangan Langsung Rebahan Setelah Makan

Mega Silvia RJ • Selasa, 24 Juni 2025 | 17:57 WIB
BATASI KONSUMSI: Es krim varian banana split yang dijual di Cafe and Ice Cream Domino Jalan Sultan Agung, Kepatihan, Kaliwates, Jember. (MEGA SILVIA/RADAR JEMBER)
BATASI KONSUMSI: Es krim varian banana split yang dijual di Cafe and Ice Cream Domino Jalan Sultan Agung, Kepatihan, Kaliwates, Jember. (MEGA SILVIA/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Es krim adalah camilan manis yang digemari semua kalangan.

Cita rasanya yang manis membuat siapa saja tergoda menikmatinya.

Namun, penting untuk tetap membatasi asupannya demi kesehatan tubuh.

Ahli Gizi RSD dr Soebandi, Tri Yuni Hermawati, mengatakan, konsumsi makanan manis seperti es krim sebenarnya tidak masalah, asal disesuaikan dengan kebutuhan harian.

“Kebutuhan asupan harian setiap orang berbeda, tergantung usia dan aktivitas fisik,” kata Tri Yuni saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (22/6).

Menurutnya, jika es krim hanya dijadikan selingan, cukup konsumsi dua porsi dalam sehari.

Atau setidaknya, batasi dua sendok makan gula dalam sehari.

Dia mengingatkan pentingnya membatasi asupan gula harian maksimal dua sendok makan.

Pasalnya kandungan gula dalam es krim tak bisa dibohongi, maka, mengonsumsi es krim harus ada batasan.

Selain masalah kesehatan yang bisa menyebabkan penyakit, juga berpotensi menimbulkan timbunan lemak tubuh.

Es krim bisa menjadi sumber energi tambahan, asalkan komposisinya sehat, seperti tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan.

Tri Yuni membagikan tips agar konsumsi es krim tidak menyebabkan timbunan lemak berlebih di tubuh.

Kuncinya adalah mengatur waktu makan es krim di sela aktivitas, bukan menjadikannya camilan sebelum tidur.

“Jangan makan es krim lalu langsung rebahan, harus ada aktivitas setelahnya,” ujar Kepala Instalasi Gizi RSD dr Soebandi itu.

Yuni menekankan, setelah mengonsumsi makanan manis, tubuh akan mengalami lonjakan energi.

Jika energi tersebut tidak digunakan, maka gula yang tidak terpakai akan disimpan sebagai lemak.

“Maka dari itu, penting untuk tetap bergerak setelah makan es krim, agar gula tidak menumpuk di tubuh,” tutup alumnus S1 Stikes Surabaya itu.

Sederhananya, hindari makan makanan manis mendekati waktu tidur pada malam hari. (sil)

Baca Juga: Tips Hindari Makanan Manis Agar Terhindar Diabetes

Editor : Nur Hariri
#ahli gizi #Jember #lemak tubuh #es krim #Kesehatan #Gula #manis