Radar Jember - Tidak sedikit orang yang masih keliru membedakan antara produk skincare yang mencerahkan dan memutihkan kulit.
Padahal, kedua jenis produk ini memiliki tujuan, cara kerja, dan kandungan bahan aktif yang berbeda.
Kesalahan dalam memilih bisa berdampak pada kesehatan kulit, terutama jika digunakan dalam jangka panjang tanpa pemahaman yang cukup.
Produk Mencerahkan: Untuk Kulit Lebih Segar dan Merata
Produk pencerah kulit atau brightening ditujukan untuk mengatasi masalah kulit kusam, noda hitam, dan warna kulit yang tidak merata.
Produk ini bekerja dengan menghambat produksi melanin berlebih, namun tidak mengubah warna dasar kulit.
Beberapa bahan aktif yang umum digunakan adalah niacinamide, vitamin C, alpha arbutin, dan ekstrak licorice.
Contohnya, Avoskin Your Skin Bae Vitamin C 3% + Niacinamide 2.5% + Hyaluronate.
Produk ini mampu membantu menyamarkan flek hitam, meningkatkan kelembapan, dan memberikan efek cerah alami pada wajah.
Karena formulanya ringan, produk ini cocok untuk digunakan setiap hari.
Contoh lain adalah Some By Mi Galactomyces Pure Vitamin C Glow Serum, yang dikenal karena kemampuannya memberikan kilau alami pada wajah, sekaligus menyamarkan bekas jerawat dan noda hitam tanpa menimbulkan iritasi.
Produk Memutihkan: Mengubah Warna Kulit Menjadi Lebih Terang
Berbeda dengan produk pencerah, produk pemutih atau whitening diformulasikan untuk membuat warna kulit tampak lebih putih dari warna aslinya.
Umumnya, produk ini menggunakan bahan seperti glutathione, kojic acid, atau alpha arbutin dalam kadar tinggi.
Meski demikian, penggunaannya harus lebih hati-hati karena beberapa produk pemutih bisa bersifat lebih keras terhadap kulit.
Salah satu contoh produk pemutih yang sudah terdaftar di BPOM adalah Temulawak New Day Cream Extra Whitening.
Krim ini mengandung whitening agent dan ekstrak temulawak, serta tambahan UV filter untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
Ada juga Everwhite Brightening Body Cream, produk pemutih tubuh yang mengandung glutathione dan niacinamide.
Krim ini bekerja untuk mencerahkan warna kulit tubuh secara bertahap sambil menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.
Cermat Membaca Label dan Kandungan
Banyak konsumen tertarik pada klaim yang tertera di kemasan tanpa benar-benar memahami fungsinya.
Beberapa produsen bahkan mencampur istilah “brightening” dan “whitening” untuk menarik perhatian pembeli, meskipun kedua istilah ini tidak sepenuhnya memiliki arti yang sama.
Di sinilah pentingnya membaca daftar bahan aktif pada label produk dan memahami tujuannya.
Produk mencerahkan umumnya lebih aman digunakan sehari-hari, apalagi jika dilengkapi dengan penggunaan tabir surya.
Sementara produk pemutih, terutama yang mengandung bahan aktif tinggi, sebaiknya digunakan dengan lebih selektif dan tidak berlebihan.
Saat ini, tren perawatan kulit mulai bergeser.
Alih-alih mengejar kulit putih, banyak orang lebih fokus pada kulit yang sehat, cerah alami, dan bebas masalah.
Ini menunjukkan bahwa kesadaran konsumen terhadap pentingnya perawatan kulit yang aman dan sesuai kebutuhan terus meningkat.
Pastikan Legalitas Produk
Langkah penting sebelum menggunakan produk perawatan kulit adalah memastikan bahwa produk tersebut telah memiliki izin edar dari BPOM.
Produk ilegal yang beredar di pasaran sering kali mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau hidrokuinon dalam kadar tinggi, yang dapat merusak kulit dan membahayakan kesehatan.
Dengan pemahaman yang tepat dan pilihan yang sesuai, konsumen dapat memperoleh kulit yang lebih sehat tanpa risiko efek samping.
Membedakan produk mencerahkan dan memutihkan bukan sekadar soal istilah, tetapi soal keamanan dan keberhasilan perawatan jangka panjang.
Penulis: Cintya Diyanti Utomo
Editor : M. Ainul Budi