Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini 7 Penyebab Pecahnya Pembuluh Darah Seperti yang Dialami Suami Najwa Shihab

Imron Hidayatullahh • Kamis, 22 Mei 2025 | 01:30 WIB
Najwa Shihab bersama suami, Ibrahim Sjarief Assegaf, dan anaknya, Izzat Assegaf. (Instagram @najwashihab)
Najwa Shihab bersama suami, Ibrahim Sjarief Assegaf, dan anaknya, Izzat Assegaf. (Instagram @najwashihab)

Radar Jember - Kabar duka datang dari keluarga jurnalis senior, Najwa Shihab.

Suami Najwa Shiha, Ibrahim Sjarief Assegaf, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (20/5/2025) di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Jakarta.

Ibrahin Sjarief meninggal setelah mengalami pecah pembuluh darah pada otak.

Secara medis dikenal sebagai stroke hemoragik.

Penyakit ini dikenal sebagai penyebab kematian secara tiba-tiba.

Stroke Hemoragik

Melansir laman Clevelan Clinic, stoke hemoragik adalah pecahnya pembuluh darah di otak, dan menyebabkan pendaraan di jaringan otak.

Berbeda dengan stroke iskemik yang terjadi karena penyumbatan pembuluh darah, stroke hemoragik dipicu pendarahan akibat pecahnya pembuluh darah.

Pendarahan ini mengganggu sirkulasi normal di otak dan mencegahnya mendapatkan darah dan oksigen yang dibutuhkan.

Stroke ini juga menambah tekanan ekstra di dalam otak, yang dapat merusak atau membunuh sel-sel otak.

Apa saja faktor penyebab pendaraan pada otak? 

  1. Hipertensi kronis (tekanan darah tinggi)

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol bisa menjadi pemicu dinding pembuluh darah melemah dan pecah. 

  1. Aneurisma otak

Aneurisma adalah penonjolan dinding pembuluh darah otak yang melemah akibat tekanan darah atau kelainan bawaan.

Jika dibiarkan, bagian ini bisa pecah dan menyebabkan perdarahan dalam otak. 

  1. Tumor otak

Beberapa jenis tumor bisa merusak pembuluh darah di sekitarnya. Bila tekanan dari tumor meningkat, maka pembuluh darah bisa pecah. 

  1. Kelainan bawaan atau Arteriovenous Malformation (AVM)

AVM adalah kelainan bawaan, di mana terjadi hubungan abnormal antara arteri dan vena. AVM bisa pecah sewaktu-waktu.

Sering kali tak menunjukkan gejala sebelumnya. 

  1. Gangguan pembekuan darah

Penderita hemofilia atau mereka yang mengonsumsi obat pengencer darah memiliki risiko tinggi mengalami perdarahan, termasuk di otak. 

  1. Aterosklerosis

Penumpukan plak di dinding pembuluh darah menyebabkan arteri menjadi kaku dan sempit. Dalam kondisi tekanan darah tinggi, dinding yang lemah bisa pecah. 

  1. Cedera kepala

Benturan keras, seperti akibat kecelakaan atau jatuh, bisa merobek pembuluh darah.

Terutama pada penderita dengan kondisi pembuluh darah rapuh atau lansia.

 

 Baca Juga: Pria Lebih Sering Terserang Stroke? Kok Bisa? Ini Penjelasannya

Editor : Imron Hidayatullahh
#pecah pembuluh darah di otak #Stroke Hemoragik #Suami najwa shihab meninggal #najwa shihab