Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Berawal dari Medsos, Berakhir Fomo, Ini Kata Psikolog

Radar Digital • Selasa, 10 September 2024 | 17:50 WIB

 

Ilustrasi tulisan kesehatan mental.
Ilustrasi tulisan kesehatan mental.

KALIWATES, Radar Jember - Perkembangan teknologi informasi saat ini membuat setiap orang dapat melakukan berbagai aktivitas menggunakan gawai mereka. Termasuk mencari informasi yang dibutuhkan melalui media sosial (medsos). Namun, hal tersebut juga berdampak pada kesehatan mental.

Psikolog Biro Konsultasi Gemilang Psikologi Marisa Selvy Helphiana menjelaskan, penggunaan medsos berlebihan dapat menimbulkan rasa tidak puas terhadap pribadinya. Akibat banyaknya manipulasi yang bertebaran. Hal lain yang dapat terjadi adalah menimbulkan kecemburuan sosial, karena selalu membandingkan diri dengan orang lain. "Misalnya membandingkan barang yang dimiliki. Padahal barang yang diunggah di medsos belum tentu yang sesungguhnya," imbuhnya.

Perempuan yang akrab disapa Icha itu juga mengatakan, menggunakan medsos juga dapat membuat adanya gangguan pola tidur. "Karena ingin selalu update dan sama dengan orang lain, sehingga ada rasa tertekan," katanya.

Dampak negatif lainnya adalah dapat menimbulkan rasa abai. Hal ini bisa membuat pengguna medsos mengabaikan aktivitas lain di sekitarnya. Selain itu, Icha juga menyebut, medsos juga dapat membuat penggunanya fomo atau mengalami ketakutan berlebih akan ketinggalan sesuatu yang sedang tren. "Ada risiko terkena cyber bullying. Serta menjadi faktor salah paham," tuturnya.

Melihat banyaknya dampak negatif penggunaan medsos, menurutnya, antisipasinya adalah mengurangi dan memberikan batasan dalam penggunaan gawai. Serta meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas lain, mulai dari hobi, berlibur, hingga mengembangkan bakat minat. "Gunakan waktu tertentu, misalnya waktu makan dan kumpul keluarga. No handphone," tegasnya.

Peran orang tua dianggap penting dalam mencegah dampak buruk penggunaan medsos bagi anak. Orang tua dinilai sebagai pendidik untuk mengajarkan hal yang baik dan hal yang buruk. Mereka juga berperan sebagai pelindung, sehingga harus memberikan jaminan fisik dan mental pada anak. Tugas lainnya adalah pengarah dan penasihat. “Orang tua berperan sebagai penanggung jawab. Dari semua perilaku anak, mereka akan mencari siapa pelindungnya,” pungkasnya. (ham/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Fomo adalah #fomo