radarjember.id-Banyak alasan yang menjadi dasar seseorang menyimpan struk belanjaan dalam jangka waktu yang lama. Ternyata, menyimpan kertas struk sangat tidak disarankan karena dapat mengganggu kesehatan.
Banyak pakar kesehatan yang tidak menyarankan untuk melakukan hal ini lagi. Tak disangka, struk belanja yang kelihatannya terlihat bersih ternyata menjadi awal datangnya penyakit.
Baca Juga: Berikut Bahaya Penyakit Penyakit Tuberkulosis (TBC) dan Cara Mencegahnya
Pada kertas struk yang biasa diterima setelah berbelanja atau melakukan transaksi pembayaran lainnya, ternyata terdapat senyawa kimia yang terkandung di dalam kertas tersebut. Senyawa kimia yang digunakan adalah BPA, merupakan singkatan dari Bisphenol A.
Bisphenol A. biasanya sering ditemukan pada benda yang berbahan plastik, seperti botol plastik, wadah makanan, juga struk belanja.
BPA merupakan bahan yang biasa digunakan untuk mengeraskan plastik. Namun BPA ini merupakan bahan kimia yang perlu dihindari karena berisiko menyebabkan masalah kesehatan.
Baca Juga: Kepulan Asap Penuhi Gedung Bank Indonesia Jember, Damkarmat hingga Ambulans Dikerahkan
Selain kanker, masalah kesehatan lain yang mungkin ditimbulkan berupa penyakit kardiovaskular, serta perkembangan abnormal pada otak dan reproduksi.
Penelitian menyebutkan bahwa saat menyentuh kertas dengan bahan BPA selam 10 detik saja, kamu bisa terpapar 2,5 mikrogram BPA. Begitu juga dengan meremasnya, risiko ini akan meningkat sebanyak 1,5 kali lipat.
Tips agar tidak terpapar BPA dari kertas thermal bisa dengan cara berikut:
1. Lebih baik tidak perlu minta struk belanja, bisa difoto atau minta kirim email atau pesan teks.
2. Kalau perlu banget struk belanjanya, bisa dipegang dengan tissue atau langsung masukin ke amplop. Ingat, jangan dibejek-bejek kertas struknya karena akan semakin banyak BPA yang terserap kulitstruk.
3. Yang bekerja sebagai kasir atau admin, bisa gunakan sarung tangan.
4. Jangan pakai hand sanitizer sebelum maupun sesudah memegang struk belanjaan, karena kadar BPA yang terserap akan meningkat 22-200x lipat.
5. Cuci tangan dengan sabun setelah memegang struk belanja.
(dea/bud)
Editor : Adeapryanis