Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ngeri, Ternyata Ini Bahaya Akibat Sering Makan Mie Instan Secara Berlebih

Adeapryanis • Selasa, 20 Agustus 2024 | 21:46 WIB

 

Ilustrasi
Ilustrasi

radarjember.id-Di era yang serba instan ini, orang-orang pada umumnya akan mencari sesuatu yang lebih mudah, begitu pula dengan makanan.

Mie instan sudah menjadi makanan favorit bagi  seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dari anak-anak hingga orang dewasa. Terutama anak indekos pada akhir bulan.

Selain harganya yang murah, mie instan juga memiliki rasa yang enak. Terdapat puluhan merk mie instan serta rasa yang beranekaragam. Menjadi salah satu alasan mie instan sangat digemari oleh hampir seluruh kalangan.

Akan tetapi, dibalik semua kenikmatannya mengonsumsi mie instan secara berlebihan dapat sangat berbahaya bagi tubuh.

Baca Juga: Wow, Mie Kopi Hasil Inovasi Kuliner Mahasiswa Jember Program Wirausaha Merdeka Tapal Kuda Unej

Pasalnya mie instan sudah melewati berbagi proses mulai dari pendingin, pemanasan hingga penggunaan bahan kimia. Kandungan zat kimia inilah yang menjadikan mie instan tidak baik untuk dikonsumsi.

Bahaya mengonsumsi mi instan dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti:

1. Meningkatkan tekanan darah
Salah satu bahaya terlalu sering mengonsumsi mi instan adalah meningkatnya Ndula darah. Peningkatan gula darah ini disebabkan oleh kandungan natrium yang tinggi di dalamnya.

2. Gangguan ginjal
Mie instan mengandung zat berbahaya salah satnya Proplene glycol yang jika dikonsumsi terlalu sering dapat merusak fungsi ginjal, yang mana dinjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh kita. Zat ini juga mengundang penyakit lain yakni kerusakan hati.

Baca Juga: Stop Konsumsi Mie Instan Pemicu Kanker

3. Gangguan pencernaan
Bahaya mengonsumsi mie instan berikutnya yaitu gangguan pencernaan. Ketika melalui proses pengawetan, makanan ini ditambahkan dengan zat TBHQ (tertiary-butyl hydroquinone). Organ pencernaan membutuhkan waktu lebih lama dalam memproses zat tersebut, sehingga terjadi penurunan sistem pencernaan.


4. Penyakit liver
Penyakit liver menjadi salah satu bahaya mengonsumsi mie instan terlalu banyak. Pasalnya, mie instan mengandung bahan pengawet dan mengandung garam tinggi yang jika dikonsumsi terlalu sering dapat mengganggu fungsi liver karena sulit terurai.

5. Obesitas
Mengonsumsi mie instan memang mengenyangkan. Namun beberapa waktu kemudian kita akan kembali merasa lapar. Hal ini cenderung membuat kita makan lebih banyak mie instan. Padahal dalam satu bungkus mie instan terdapat sekitar 14 gram lemak jenuh. Di mana, angka tersebut sudah mencakup 40% kebutuhan lemak harian. Terlebih lagi tidak sedikit dari kita menyandingkan nasi dengan mie instan. (dea/bud)

Editor : Adeapryanis