radarjember.id-Untuk menampilkan senyum dengan gigi yang sempurna, banyak orang melakukan perawat gigi dan tidak sedikit pula orang melakukan prosedur veener gigi untuk menyempurnakan tampilannya.
Veener gigi dalah proses yang dilakukan untuk memperbaiki penampilan gigi dengan menempelkan porselen atau resin pada permukaan gigi, sehingga kecacatannya dapat tertutupi.
Perlu diketahui, pemasangan veener gigi hanya dilakukan oleh dokter gigi profesional. Karena banyak dibuka praktik menyediakan pemasangan veener abal-abal oleh tukang gigi. Hal ini yg membuat gigi setelah melalui proses veener malah menjadi berantakan dan jauh dari apa yang diharapakan.
Baca Juga: Ternyata Merokok Juga Dapat Mengakibatkan Kerusakan Gigi
Selain mempercantik tampilan gigi, sama halnya dengan prosedur medis gigi yang lain, veener juga memiliki kemungkin menimbulkan efek samping.
Efek samping yang perlu diperhatikan saat pemasangan dan setelah melakukan veener yaitu warna gigi asli jadi tidak merata. Pada hal ini, warna gigi asli menentukan warna dan juga jenis veener yang akan digunakan.
Saat veener sudah dipasang, warna veener tidak lagi dapat diperbaiki. Warna asli veener biasanya bertahan 5-10 tahun pemasangan. Agar terhindar dari penyesalan dikemudian hari, pastikan melakukan prosedur veener tersebut di dokter gigi profesional.
Baca Juga: Ini Penyebab Impaksi, Gigi Bungsu yang Tidak Bisa Tumbuh
Pemasangan ini, mengharuskan dokter gigi mengikis enamel gigi pada permukaan gigi, pada kasus yang serius, jaringan gigi bisa saja rusak dan membuat gigi menjadi sensitif. Akibatnya, gigi terasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin.
Veener juga dapat rusak jika sering digunakan untuk menggigit atu mengunyah benda keras seperti es batu, ataupun kebiasaan menggerakkan gigi.
Karena pemasangan veener bersifat permanen, jadi jika terdapat kerusakan setelah pemakaian nya, tidak ada jalan untuk melepasnya. (dea/bud)
Editor : Adeapryanis