PATRANG, Radar Jember - Salah satu kelainan yang dapat menyerang ibu hamil adalah hipertiroid. Kondisi tersebut bisa membuat bayi lahir dalam kondisi yang tidak ideal.
Misalnya berat badan rendah hingga kelainan bentuk kepala. Oleh sebab itu, diperlukan perencanaan dengan melakukan konseling prakehamilan.
Dokter spesialis penyakit dalam RSD dr Soebandi Jember, dr Irawan Fajar Sp PD, menyampaikan, hipertiroid merupakan suatu penyakit atau kelainan akibat produksi hormon thyroxine yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid secara berlebihan. Meski sebenarnya hormon tersebut memiliki fungsi yang cukup penting dalam proses metabolisme. “Salah satu pencetus kondisi hipertiroid adalah kehamilan,” ucapnya.
Banyaknya hormon thyroxine yang diproduksi dapat berpengaruh pada seluruh organ tubuh. Termasuk organ vital seperti jantung hingga saluran pencernaan. Biasanya hal itu menimbulkan gejala yang khas.
Seperti adanya benjolan pada leher, tubuh gemetar, hingga sebagian penderitanya juga mengalami mata menonjol. “Karena juga berpengaruh pada saluran pencernaan, pasien itu biasanya juga sering diare,” katanya.
Penyebab hipertiroid yang paling banyak ditemukan adalah autoimun.
Ketika terjadi kehamilan, penyebabnya menjadi bertambah. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan metabolisme meningkat ditambah hormon estrogen yang tinggi, sehingga produksi hormon thyroxine juga berlebihan.
Sementara itu, Obstetri Ginekologi RSD dr Soebandi dr Daniel Alexander Suseno Sp OG menyampaikan, kondisi hipertiroid pada ibu hamil dan tidak hamil berbeda. Salah satunya disebabkan kebutuhan nutrisi, kalori, hingga metabolisme. Bahkan, menurutnya, penyakit tersebut dapat menyebabkan kematian.
“Paling gampang untuk melihat ibu hamil dengan hipertiroid, yang sering kami dapatkan adalah dadanya berdebar,” imbuhnya.
Angka hipertiroid pada masa kehamilan terjadi pada 10 hingga 20 persen. Bahkan potensinya lebih tinggi pada kehamilan kembar. Kondisi itu dapat membuat pertumbuhan janin terhambat. Ketika dilahirkan, bayi biasanya akan mengalami berat badan rendah, pembesaran hati dan limpa, hingga kelainan bentuk kepala. (ham/c2/dwi)
Editor : Radar Digital