radarjember.id-Impaksi gigi merupakan kondisi gigi yang terjebak dalam gusi yang membuat pertumbuhannya tidak sempurna. Kondisi ini banyak terjadi pada gigi bungsu orang dewasa. Jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan sakit gigi, hingga kerusakan pada gigi.
Impaksi gigi terjadi saat pertumbuhannya tidak memiliki ruang yang cukup hingga menyebabkan keluar dari gusinya.
Kondisi ini bisa menyebabkan gigi bungsu atau gigi geraham terakhir tumbuh menyamping, mengarah atau menjauh dari gigi geraham di sampingnya, terpendam, atau hanya tumbuh sebagian. Hingga menyebabkan sakit yang bisa saja terjadi kapanpun.
Baca Juga: Rekomenasi Lima Kafe Shop di Jember untuk Nongkrong, Mengerjakan Tugas, dan Berkumpul Bersama Teman
Berikut penyebab gigi impaksi:
- Rahang terlalu kecil sehingga tidak ada cukup ruang untuk gigi tumbuh
- Gigi menjadi bengkok atau miring ketika berusaha tumbuh
- Gigi lain sudah tumbuh dalam posisi yang tidak beraturan sehingga menghalangi gigi bungsu
Gejala adanya impaksi gigi:
- Gigi hanya muncul sedikit di permukaan gusi
- Nyeri pada rahang
- Sakit kepala berkepanjangan
- Gusi bengkak dan kemerahan di sekitar gigi terpendam
- Kesulitan membuka mulut
- Kelenjar getah bening di leher membengkak
- Sakit gigi saat menggigit, terutama di bagian yang mengalami impaksi gigi
Cara mengatasi impaksi gigi:
Untuk meredakan nyeri akibat impaksi gigi, Anda dapat melakukan berbagai hal berikut:
- Mengompres area yang mengalami nyeri dengan kompres dingin
- Berkumur dengan air garam hangat
- Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti aspirin
Cara ini hanya bisa untuk mengatasi rasa nyeri. Tapi, jika impaksi telah membawa dampak buruk sebaiknya segera memeriksakan ke dokter gigi. Untuk dilakukan pencabutan atau penanganan lainnya. (dea/bud)
Editor : Adeapryanis