Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Saatnya Upgrade Layanan Anak, Usir Rasa Takut Berobat dengan Stiker Lucu

Safitri • Sabtu, 20 Mei 2023 | 18:34 WIB
PENGABDIAN: Nurul Ima Suciwiyati merupakan dokter spesialis anak yang memiliki sejumlah kiat agar anak-anak tak menangis saat diobati.
PENGABDIAN: Nurul Ima Suciwiyati merupakan dokter spesialis anak yang memiliki sejumlah kiat agar anak-anak tak menangis saat diobati.
KALIWATES, Radar Jember – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bertepatan dengan hari ini, yakni 20 Mei. Di semua aspek, perlu ada kebangkitan agar semakin membaik. Mulai dari aspek hukum, politik, sosial dan budaya, sektor industri, pertanian, hingga pendidikan serta kesehatan.

BACA JUGA : Tertabrak Kereta, Lansia Warga Silo Jember Kritis

Nah, salah satu yang perlu adanya gerakan kebangkitan yakni layanan kepada masyarakat. Baik layanan di sektor pemerintahan, perbankan, maupun yang lain. Jawa Pos Radar Jember kali ini mengulas seputar pentingnya kebangkitan layanan terhadap kesehatan anak.

Dokter spesialis anak, dr Nurul Ima Suciwiyati, selama ini dikenal sebagai sosok yang disukai dan disayangi sejumlah keluarga dan pasien anak-anak. Itu karena keramahan dan kelembutannya ketika mengobati pasiennya.

Suci, panggilan akrabnya, saat ini tengah menjalani profesinya di RSU Kaliwates Jember. Menurutnya, menjadi dokter anak perlu terus meng-upgrade kemampuan agar bisa memberikan layanan kesehatan terbaik bagi anak-anak. Angka anak sakit pun diharapkan bisa menurun. Dengan begitu, layanan kesehatan menunjukkan kebangkitan.

Menjadi dokter anak tidaklah mudah. Terlebih, anak kecil yang belum bisa mengeluh dan menyampaikan apa yang dirasa. Tentunya itu menjadi tantangan yang harus dihadapi. Tetapi, berdasarkan standar kompetensi, pertanyaan terkait riwayat sakit dan pertanyaan terkait kondisi anak biasanya bisa diambil dari orang-orang terdekatnya. "Ini menjadi tantangan, tapi bukan menjadi kesulitan. Masih bisa kami tangani. Memang sulit, tetapi masih bisa kami dapatkan dari orang terdekat," jelasnya.

Menurut ia, kebanyakan anak sangat takut ketika dibawa berobat ke dokter. Banyak anak yang menangis, bahkan menjerit-jerit ketika bertemu dokter. Terlebih saat melihat alat-alat yang dirasa oleh anak menakutkan.

Nah, guna mengatasi hal itu, dr Suci memiliki trik khusus agar anak tidak ketakutan saat diperiksa. Dikatakannya, hal pertama yang dia lakukan adalah mengubah mindset anak. Sebagai dokter anak, seharusnya tidak menjadi monster bagi anak. Ketika dirinya memberikan salam, menyapa, memberi empati untuk anak, harus seceria dan seramah mungkin. Agar anak tidak merasa takut. Kemudian, dirinya tidak memegang alat-alat seperti stetoskop atau senter.

Hal yang unik dari dr Suci adalah dirinya selalu memberikan stiker lucu kepada pasiennya. Ketika anak-anak diberi stiker lucu tersebut, dirinya merasa aman dan tidak akan disakiti. Setelah itu, dr Suci baru mengeluarkan peralatan untuk memeriksa, seperti stetoskop karakter berwarna-warni, serta alat lainnya yang dipenuhi dengan gambar dan warna.

Selain itu, trik yang digunakan biasanya dirinya menyuruh mereka memegang alat stetoskop sendiri. kemudian, dr Suci memperdengarkan kondisi pasien melalui stetoskop. "Jadi, mereka tidak merasa tersakiti. First touch yang saya lakukan itu dengan senyum dan kata-kata yang tidak menakutkan," terangnya.

Dia mengaku, apa yang dijalaninya selama ini menjadi kepuasan dan kebahagiaan tersendiri baginya. Ketika melihat pasiennya sembuh dan berat badan anak membaik, pertumbuhan dan perkembangannya baik, dirinya mengaku senang. "Rasanya alhamdulillah anak saya sehat, tumbuh kembangnya baik, kami sangat bahagia." tutupnya dengan senyum bahagia. (cad/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #Anak