BACA JUGA : Kurang Waspada saat Mendahului, Pasutri di Jember Tabrak Mobil
Berbeda dengan olahraga lainnya, bela diri memang menuntut gerakan yang maksimal dan cepat dari seluruh bagian otot tubuh. Selain itu, mengharuskan kontak fisik penuh, dengan penggunaan senjata atau alat bantu yang membutuhkan banyak pergerakan, sehingga sangat rentan menyebabkan berbagai macam cedera.
Salah satu atlet olahraga bela diri di Desa/Kecamatan Mumbulsari, Ali Wafi, menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum latihan bela diri agar terhindar dari cedera. Di antaranya cek kondisi tubuh. "Sebelum latihan bela diri, selalu mengecek kondisi tubuh. Latihan ini menuntut konsentrasi penuh dan kesiapan fisik yang baik," bebernya.
Kemudian, persiapkan peralatan. Banyak cabang olahraga bela diri yang menuntut penggunaan peralatan pelindung. Seperti helm pelindung kepala, pelindung lutut dan sikut, pelindung alat vital, pelindung gigi, serta peralatan lainnya. Itu jika latihan menggunakan senjata seperti pedang, tongkat, atau alat-alat lainnya.
Wafi melanjutkan, sebelum berolahraga bela diri, seorang wajib meminum sekitar dua atau tiga gelas air, dua atau tiga jam sebelum latihan. Selain itu, perhatikan asupan makanan ringan atau camilan setiap dua sampai tiga jam untuk menjaga sumber bahan bakar yang digunakan saat latihan. "Hal itu demi menghindari dehidrasi dan stabilitas kondisi tubuh," terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Selanjutnya, lakukan pemanasan. Sangat penting untuk melakukan pemanasan sebelum memulai latihan agar terhindar dari risiko cedera yang tidak diinginkan. Pemanasan membantu tubuh seorang yang latihan bela diri bersiap untuk berolahraga. "Pemanasan itu wajib," katanya.
Terakhir, tak kalah pentingnya yaitu peregangan otot. Seorang atlet bela diri harus melakukan peregangan otot sebelum dan sesudah berolahraga. Cara ini akan membantu otot untuk berkontraksi dan lebih siap untuk digunakan saat berolahraga, sehingga risiko cedera akan berkurang. "Lakukan peregangan otot sekitar 15 menit sebelum mulai latihan," pungkasnya. (faq/c2/nur) Editor : Safitri