Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Cara Kelola Stres agar Tak Berujung Gangguan Kesehatan Mental

Safitri • Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:46 WIB
Ilustrasi seorang pekerja
Ilustrasi seorang pekerja
Jakarta, RADARJEMBER.ID - Stress merupakan hal yang sering dialami oleh seseorang. Sehingga perlu bagi seseorang untuk mengetahui cara mengelola stres yang baik agar tidak berujung kepada gangguan kesehatan mental. Hal itu diungkapkan psikolog klinis Lathifah Utami, anggota Himpunan Psikologi Indonesia.

BACA JUGA : Anggaran Pemkab Bondowoso Tahun Depan Bisa Minus Rp 50 M

"Kenali akar masalah dan tetapkan langkah penyelesaiannya," kata Lathifah, seperti dikutip dari ANTARA, Rabu.

Lathifah mengatakan, jika seseorang merasa kesulitan untuk mengatasinya, carilah orang yang dipercaya atau anggap kompeten seperti tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater untuk berdiskusi.

Dengan demikian, masalah bisa dilihat dari sudut pandang lain. Diskusi itu juga menghasilkan referensi penyelesaian masalah yang berbeda.

"Harapannya, kita menjadi lebih siap dalam mengatasi tekanan tersebut," katanya.

Menurut dia, tekanan pasti selalu ada dalam hidup yang datang dari keluarga, pertemanan bahkan pekerjaan. Stres sebenarnya dibutuhkan manusia agar dapat berkembang, namun tekanan itu harus dikelola secara konstruktif agar memberikan manfaat, bukannya dampak buruk.

Cara lainnya untuk mengelola stres adalah meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang disukai.

"Seringkali ketika fokus dalam suatu persoalan seperti pekerjaan, kita melupakan perlunya melakukan aktivitas yang menyenangkan bagi diri kita seperti melakukan hobi, berekreasi, relaksasi," ujarnya.

Padahal, aktivitas menyenangkan diperlukan untuk menjaga keseimbangan dalam hidup. Dia juga menyarankan untuk membuat prioritas, sebab stres dapat muncul ketika beragam tugas, tanggung jawab atau pilihan hadir di hadapan seseorang secara bersamaan.

"Maka dari itu, membuat prioritas dapat menjadi langkah awal," katanya.

Tentukan prioritas berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensi. Dengan demikian, seseorang dapat lebih fokus dalam menyelesaikan persoalan dan menentukan langkahnya.

Setelah berusaha segenap tenaga, yang terakhir bisa dilakukan adalah berdoa dan ikhlas atas hasilnya. "Ketika upaya sudah dikerahkan untuk mengatasi suatu masalah, maka serahkan dan pasrahkan hasilnya kepada Tuhan YME," katanya.

Berdoalah untuk dapat hasil yang terbaik. Tetapi bila apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan tetap yakinkan hati bahwa itu memang hal terbaik dan pasti ada pelajaran yang bisa dipetik. (*)

Foto : Pexels

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#mental #stress