Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Waspada Penyakit Neurosifilis, Sebabkan Vertigo Hingga Ganggu Kepribadian

Safitri • Rabu, 7 September 2022 | 16:48 WIB
Foto: doktersehat
Foto: doktersehat
JEMBER LOR, Radar Jember – Penyakit sifilis salah satu penyakit infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Penyakit ini masih sangat asing di telinga masyarakat umum. Padahal penyakit ini sangatlah berbahaya.

BACA JUGA : Mengejutkan, Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Lumajang

Ada berbagai macam jenis penyakit sifilis. Menurut keterangan dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin dr Anselma Dyah Kartikahadi, sifilis tersier yang paling parah bisa sampai menimbulkan keluhan nyeri dan terdapat nanah. “Keluarnya nanah tidak hanya di kelamin saja, tapi biasanya tergantung lokasi yang terinfeksi di mana,” jelasnya.

Sifilis juga bisa melibatkan atau menyerang pembuluh darah. Namanya neurosifilis. Neurosifilis ini bisa sampai ke saraf dan menyebabkan vertigo yang tidak kunjung selesai, serta mengalami gangguan kepribadian. “Makanya, kenapa pekerjaan yang menolak penderita sifilis, karena itu tadi, penyakit ini dapat menyebabkan gangguan kepribadian,” tuturnya.

Neurosifilis ini biasanya terjadi lebih dari dua tahun. Bahkan menurut teori bisa sampai 20 tahun. Selain mengganggu kepribadian, sifilis ini juga bisa membuat lupa ingatan.

Mengapa bisa mengganggu kepribadian? Anselma Dyah menjelaskan, hal itu karena penyakit sifilis ini mengganggu metabolisme. Berbagai saraf akan terganggu, seperti saraf tepi dan pusat.

Terganggunya saraf itu menyebabkan ketidakseimbangan dan berpengaruh langsung pada kepribadian. “Jadi, kalau banyak yang tidak nyambung dan loading lama, harus curiga sarafnya terkena,” ucapnya.

Pencegahan sifilis dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti tidak berganti-ganti pasangan. Harus setia pada pasangan, dan teliti dalam transfusi darah. “Dalam transfusi darah harus hati-hati, karena bisa ditularkan dari darah tersebut,” pungkasnya. (mg3/c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Jember #vertigo #Neurosifilis