Bahkan, angka pasien yang dirawat sejak beberapa pekan belakangan, tidak lebih dari hitungan jari. Di RSD dr Soebandi Patrang misalnya.
Di sana, jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan menyisakan sebanyak 2 (dua) orang. "Ada dua pasien Covid-19 yang dirawat sekarang (kemarin,red). Rata-rata segitu jumlahnya," terang dr Hendro Soelistijono, Direktur RSD dr Soebandi Patrang, usai menyampaikan paparan Perubahan APBD dengan Komisi D, kemarin.
Jumlah itu dinilainya komulatif, tak jauh beda dari pekan-pekan sebelumnya yang berada di kisaran 5 pasien Covid-19.
Menurutnya, penurunan BOR Pasien Covid-19 itu tidak lepas dari turunnya level PPKM untuk Kabupaten Jember. "Penurunan ini dipengaruhi meningkatnya herd immunity, adanya vaksinasi, dan terus dijaganya protokol kesehatan," tambah Hendro.
Tak jauh beda. Di RSD Kalisat juga hampir sama. Di sana total pasien Covid-19 justru nihil. "Jumlah pasien Covid-19 di RSD Kalisat nol persen, sejak awal Oktober kemarin," beber dr Nur Cahyohadi, Direktur RSD Kalisat, saat ditemui usai pembahasan P-APBD, kemarin.
Lebih jauh, pria yang baru beberapa pekan kemarin menjabat direktur RSD Kalisat ini memaparkan, sejak tanggal 5 Oktober sampai hari ini (kemarin,red), pelayanan pasien Covid-19 itu nol persen, rawat jalan juga nol persen, dan ICU juga nol persen.
Kendati begitu, pihaknya tetap mengantisipasi semisal ada lonjakan, sebagaimana wacana akan ada ledakan ketiga Covid-19 pada Desember mendatang. "Mudah-mudahan ketercapaian nol persen ini terus berlanjut. Dan antisipasi dengan tidak mengurangi prokes yang ada," tukasnya.
Reporter : Maulana
Fotografer : Maulana
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona