Sayangnya, minimnya sarana dan prasarana kesehatan yang dimiliki setiap warga menjadi salah satu penyumbang jumlah kematian. Ketersediaan pasokan oksigen, misalnya. Sebelumnya, ramai menjadi persoalan yang beredar di jagat maya terkait banyaknya warga yang membutuhkan informasi mengenai isi ulang tabung oksigen. Bahkan, ada yang sampai meninggal lantaran telat mendapatkan bantuan pernapasan itu.
Guna mengentaskan permasalahan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka sejumlah titik isi ulang oksigen gratis. Salah satunya di kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Jatim di Jalan Kalimantan, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, dengan ketersediaan sebanyak 500 liter per hari.
Siang itu, tenda BPBD Jatim sudah berdiri tegak di pelataran Kantor Bakorwil V Jatim di Jember. Sementara itu, beberapa petugas tampak sibuk menyiapkan peralatan isi ulang tabung oksigen yang tertata rapi di dalam tenda. “Kami membuka pelayanan mulai pukul 09.00 pagi sampai pukul 21.00 malam,” tutur Rino, salah seorang petugas BPBD Jatim, kepada Jawa Pos Radar Jember.
Plt Kepala Bakorwil V Jatim Benny Sampirwanto menerangkan bahwa warga yang terkonfirmasi positif di tujuh daerah wilayah kerja Bakorwil V Jatim di Jember juga naik. Sementara, banyak dari mereka yang terpapar membutuhkan oksigen. “Karena itu, gubernur menyelenggarakan isi ulang tabung oksigen gratis di beberapa titik,” ungkapnya.
Pertama di Dishub Jawa Timur pada 17 Juli, Bapenda Sidoarjo, Bakorwil III Malang, dan UPT Bapenda Gresik. “Dan hari ini (kemarin, Red) di Bakorwil Madiun dan Jember,” terangnya. Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur tersebut menerangkan bahwa setiap titik itu melayani pemberian isi ulang gratis di wilayah kerja Bakorwil yang bersangkutan.
Bakorwil V sendiri, lanjutnya, terdiri atas Kabupaten Jember, Kota dan Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, serta Kabupaten Banyuwangi. “Jadi, warga yang bertempat tinggal di tujuh kabupaten itu bisa merapat dan mendapatkan oksigen gratis,” ujarnya.
Namun, sebelumnya harus melakukan pendaftaran lebih dulu. Baik melalui platform [klik disini sekarang, dan isi formulirnya] maupun melalui call center di 1500-117. “Jadi, gubernur memberikan kemudahan masyarakat, lebih suka mendaftar dengan jalur mana,” ungkapnya. Setelah mendaftar, screenshot atau simpan URL tiket untuk nantinya ditunjukkan kepada petugas di depo pengisian oksigen. “Pada saat melakukan pendaftaran, bakal ditanyakan KTP dan hasil swab yang sakit,” lanjutnya. Baik hasil swab PCR maupun swab antigen.
Lebih lanjut, Benny menuturkan bahwa baru ada enam warga yang datang mengisikan tabung oksigennya, kemarin. Dia mengungkapkan bahwa setiap warga bisa melakukan isi ulang maksimal dua liter oksigen setiap hari dengan membawa tabung gas berukuran 1 meter kubik.
Reporter : Isnein Purnomo
Fotografer : Isnein Purnomo
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona