Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kini Ibu Hamil Sudah Bisa Dapat Vaksin Loh!

Safitri • Jumat, 6 Agustus 2021 | 20:34 WIB
SEMAKIN MASIF: Giat vaksinasi terus diberlakukan kepada seluruh elemen masyarakat. Kini giliran segmen ibu hamil yang tengah dipersiapkan.
SEMAKIN MASIF: Giat vaksinasi terus diberlakukan kepada seluruh elemen masyarakat. Kini giliran segmen ibu hamil yang tengah dipersiapkan.
MANGLI, RADARJEMBER.ID – Setelah menyasar sejumlah kelompok untuk mendapatkan vaksin seperti para tenaga kesehatan, pelayanan publik, kini Pemerintah Kabupaten Jember mulai menyasar masyarakat umum, terutama yang rentan terpapar Covid-19. Para lansia menjadi yang paling utama, setelah itu menyasar ke anak-anak.

Nah, kini ada kebijakan baru. Yakni, ibu hamil juga bisa mendapatkan vaksin. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Wiwik Supartiwi seusai menghadiri vaksinasi ribuan siswa di salah satu SMK Jember, belum lama ini.

“Saat ini, kita memang sudah masuk kepada vaksinasi masyarakat umum,” ujarnya. Sebelumnya adalah kelompok rentan yang berusia di atas 50 tahun dan yang berumur 18 tahun ke atas. dr Wiwik menuturkan bahwa saat ini sudah ada kebijakan baru lagi, yakni usia 12 hingga 17 tahun juga bisa mendapatkan vaksin. “Ada lagi edaran yang terbaru, ibu hamil bisa mendapatkan vaksin,” paparnya. Namun, untuk jenis vaksinnya masih menunggu petunjuk.

Sementara itu, untuk kelompok disabilitas, dia menerangkan bahwa beberapa penyandang disabilitas sudah ada yang melakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin Sinovac. Sementara, untuk vaksin Moderna, pihaknya masih akan menunggu instruksi untuk diberikan kepada para tenaga kesehatan sebagai dosis ketiga alias booster.

dr Wiwik menerangkan bahwa pemerintah terus berupaya dalam merealisasikan herd immunity di Jember. Salah satunya dengan membuka sejumlah titik pelayanan vaksinasi. Baik di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) maupun di sejumlah gerai. Selain itu, dia menerangkan bahwa pihak provinsi juga kerap memberikan bantuan vaksinasi.

Sementara itu, bisa dikatakan memenuhi upaya herd immunity jika sudah merealisasikan 70 persen vaksinasi. "Jember memiliki sekitar 2,6 juta penduduk. Jadi, harus memvaksin sekitar 1,9 juta orang,” ujarnya. Sementara, berdasarkan data, Jember baru mencapai 10,9 persen.

Seperti diketahui, banyak kendala yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Jember. Di antaranya terkait ketersediaan vaksin yang terbatas dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah.

Namun, berdasarkan skala prioritas, kata dia, capaian vaksinasi di Jember cukup baik. Tenaga kesehatan sudah lebih dari 100 persen. Bahkan, mencapai sekitar 117 persen. Sementara, pelayan publik sudah mencapai 112 persen. “Namun, yang masih rendah adalah lansia, yakni sebanyak 10 persen,” paparnya.

Karena itu, masih banyak masyarakat yang perlu diedukasi. Sebab, banyak yang berpikir bahwa kalau sudah di rumah tidak perlu vaksin. Padahal, lansia merupakan kelompok rentan. “Jadi, bagi lansia yang aktif atau pasif, tetap harus dapat vaksin,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasar data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mulai 2 Agustus sudah dapat dimulai pemberian vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dengan prioritas pada daerah risiko tinggi. Vaksin yang dapat digunakan untuk ibu hamil ini adalah vaksin Covid-19 platform mRNA, Pfizer dan Moderna, dan vaksin platform inactivated, Sinovac, sesuai ketersediaan.

Pemberian dosis pertama dimulai pada trimester kedua kehamilan dan untuk pemberian dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin. Vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dilaksanakan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan peraturan perundang-undangan dan dengan menggunakan format screening pada kartu kendali untuk ibu hamil.

Sementara, untuk vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12–17 tahun dengan menggunakan vaksin Sinovac. Pelaksanaan vaksinasinya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan/atau di pos pelayanan vaksinasi Covid-19. Pos pelayanan vaksinasi Covid-19 dapat didirikan di sekolah, madrasah, atau pesantren.

Reporter : Isnein Purnomo

Fotografer : Isnein Purnomo

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri
#Covid-19 #Vaksin