"Nanti kami atur, kalau bersama-sama akan diatur bergantian masuk. Jika pengunjung sudah penuh jangan masuk," pintasnya.
Selain membatasi jumlah pengunjung, dirinya juga meminta agar setiap pusat perbelanjaan menyediakan tempat khusus di luar toko, saat toko dipadati pengunjung. "Jangan sampai nanti kalau tidak bisa masuk dibiarkan numpuk di luar. Itu pun dibubarkan nanti," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hendy juga memaparkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jember tentang prediksi arus mudik Lebaran tahun ini. Berdasarkan data itu, diprediksi sekitar 81 juta orang seluruh Indonesia akan bergerak apabila mudik Lebaran tahun ini diizinkan pemerintah.
Kondisi itu akan menyebabkan kekacauan. Karena saat ini, meski terdapat larangan mudik, diperkirakan sebanyak 17,5 juta orang akan memaksa pulang kampung. Oleh sebab itu, pengetatan peraturan dan imbauan bagi masyrakat harus dilakukan secara masif.
"Kami bersama teman-teman TNI, Polri, Satpol PP, dan lainnya akan menindak tegas setiap pelanggar larangan mudik dan protokol kesehatan yang membandel," pungkasnya.
Reporter: mg1
Fotografer: Humas Pemkab for Radar Jember
Editor: Mahrus Sholih Editor : Safitri