SUMBERSARI, Radar Jember – Di balik kaca ruang praktik, sejumlah siswa SMKN 2 tampak sibuk mengoperasikan alat.
Aktifitas itu rupanya dipantau langsung oleh Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Mariman Darto.
“Bengkel otomotifnya setara dengan industri, laboratorium DKV lengkap, ruang praktik mekatronika juga sudah menggunakan sistem otomatisasi modern,” paparnya.
Memiliki 12 konsentrasi keahlian, pihaknya yakin SMKN 2 Jember bisa menjadi SMK Pusat Keunggulan.
“Ada mitra dudi yang bahkan menantang jumlah siswa untuk masuk ke perusahaan tersebut. Walau punya kemampuan teknis yang baik, siswa juga harus memiliki karakter yang baik pula,” terangnya.
Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Jember – Lumajang, Sugeng Trianto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari Kemendikdasmen.
Sugeng menilai, juga perlunya dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat kerja sama antara sekolah, industri, dan dunia kerja.
“Kami berharap perhatian ini terus berlanjut, agar inovasi dan prestasi pendidikan vokasi di Jember semakin berkembang,” ujar Sugeng.
Kasi SMK Cabdin Wilayah Jember, Muhammad Khotib, yang turut mendampingi kunjungan, menilai SMKN 2 Jember layak disebut sekolah unggulan.
“Sekolah ini tidak hanya punya sarana prasarana lengkap, tetapi juga komitmen kuat guru dan kepala sekolah dalam menghasilkan lulusan yang berkarakter, kompeten, dan inovatif. Mereka siap menghadapi era Industri 5.0,” ungkapnya.
Sementara, Kepala SMKN 2 Jember Nurfarida Kusumastuti mengatakan, pada jurusan teknik otomotif, SMKN 2 Jember dilengkapi dengan engine scanner, hingga smart diagnostic system yang biasa digunakan di bengkel profesional.
Di laboratorium DKV, para siswa terbiasa mengoperasikan teknologi digital imaging. Begitu juga pada program Mekatronika, siswa diajarkan robotic arm trainer, hingga sensor automation kit untuk mendukung penerapan Internet of Things (IoT) di dunia manufaktur.
“Kami tidak hanya berupaya meningkatkan sarana prasarana, tetapi juga komitmen kuat menghasilkan lulusan yang berkarakter, kompeten, dan inovatif, serta siap menghadapi era Industri 5.0,” jelasnya. (kin/dwi)
Editor : M. Ainul Budi