Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Begini Cara Memilih Kambing Sehat Untuk Kurban, Dokter Hewan di Jember Bagikan Tipsnya!

Yulio Faruq Akhmadi • Selasa, 3 Juni 2025 | 19:02 WIB

SIDAK: Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember drh Elok Kristanti memeriksa sejumlah kambing di Tegal Besar, Senin (2/6)
SIDAK: Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember drh Elok Kristanti memeriksa sejumlah kambing di Tegal Besar, Senin (2/6)

 

Radar Jember – Menjelang Hari Raya Idul Adha, berburu kambing kurban sudah jadi tradisi tahunan warga.

Di Jember kambing lebih diminati, selain karena harganya yang lebih terjangkau dibanding sapi, Keberadaanya juga mudah ditemui.

Namun warga yang hendak membeli kambing sebagai hewan kurban perlu hati-hati! Jangan asal pilih, sebab kambing yang tampaknya sehat belum tentu benar-benar layak untuk dikurbankan.

Nah, agar tidak zonk, dokter hewan di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember, drh Elok Kristanti membagikan sejumlah tips mudah memilih kambing yang sehat dan sesuai syariat kurban:

Baca Juga: Bingung Mau Olah Daging Kurban? Ini Rekomendasi Menu Daging untuk Merayakan Idul Adha

Tips Memilih Kambing Sehat ala Dokter Elok:

  1. Gerakannya Lincah
    Hewan yang sehat akan aktif dan responsif. Kalau terlihat lesu dan diam saja, wajib curiga!

  2. Mata Jernih & Bersih
    Hindari kambing yang matanya merah, berair, atau penuh kotoran. Itu bisa jadi tanda sakit.

  3. Bulu Mengilap dan Tidak Kusam
    Kambing sehat punya bulu yang rapi dan tidak rontok berlebihan.

    Baca Juga: Bupati Jember Bagikan Daging Kurban ke Tetangga, Selain Warga Kampung Ledok Juga Kebagian
  4. Nafsu Makan Baik
    Coba tawarkan pakan, kalau langsung disantap dengan lahap, berarti sehat.

  5. Tidak Cacat Fisik
    Pastikan tidak ada bagian tubuh yang pincang, telinga rusak, atau ekor putus. Ini penting untuk memenuhi syarat sah kurban.

  6. Usia Cukup
    Usia minimal kambing kurban adalah 1 tahun, biasanya ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap (poel).

Baca Juga: Harga Hewan Kurban Tembus Rp 25 Juta per Ekor

Menurut Elok, hewan kurban yang sakit atau cacat bisa mempengaruhi kualitas daging dan tidak sah untuk ibadah kurban.

“Kalau ada yang sakit, jangan langsung dijual. Obati dulu. Sedangkan yang cacat sebaiknya dijual untuk konsumsi biasa, bukan untuk kurban,” katanya.

Sebagai upaya menjaga kualitas hewan kurban, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember menggelar sidak ke 26 lokasi penjualan di wilayah Sumbersari, Kaliwates, Patrang, dan Ajung pada Senin (2/6).

Baca Juga: Fasilitasi Masyarakat di Tabungkurban.com, Memacu Distribusi Kurban hingga Pelosok Desa

Dari hasil pemeriksaan terhadap 1.182 kambing dan 33 sapi, hanya ditemukan 1 ekor kambing dengan sakit mata.

“Kami juga beri desinfektan dan surat keterangan sehat kepada para pedagang,” tambah drh Elok.

Salah satu pedagang di Tegal Besar, Ali Wafa, bersyukur kambing jualannya lolos pemeriksaan.

“Dari 30 ekor kambing saya, semuanya sehat. Surat dari dinas bikin pembeli makin percaya,” katanya.

Jadi, sudah siap berburu kambing kurban? Jangan lupa bawa daftar tips di atas ya, biar hewan kurbanmu sah, sehat, dan afdal! ????

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Idul Adha