Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Rahasia Terpendam di Jantung Jember, Mengenal Lebih Dekat Peninggalan Kolonial Belanda yang Terlupakan

Radar Digital • Jumat, 6 September 2024 | 23:05 WIB
Bangunan bersejarah peninggalan Belanda, Menara Air Pasar Tanjung (DOK RADAR JEMBER)
Bangunan bersejarah peninggalan Belanda, Menara Air Pasar Tanjung (DOK RADAR JEMBER)

Radar Jember – Jember, sebuah kabupaten di Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan pemerintahan kolonial Belanda.

Pengaruh kolonial Belanda di wilayah ini sangat besar, terutama dalam aspek produksi perkebunan, seperti tembakau yang menjadi komoditas utama saat itu.

Untuk mendukung produksi dan distribusi hasil perkebunan tersebut, pihak kolonial membangun berbagai infrastruktur di Jember, mulai dari terowongan kereta api hingga bangunan-bangunan komersial.

Saat ini, peninggalan kolonial Belanda di Jember ada yang masih bertahan, ada yang sudah beralih fungsi, ada pula yang tidak lagi dikenali karena telah rusak atau tertelan zaman.

Beberapa di antaranya masih berdiri kokoh, namun jarang diketahui oleh masyarakat luas. Berikut adalah beberapa peninggalan kolonial Belanda di Jember yang mungkin belum banyak diketahui:

  1. Terowongan Kereta Api Garahan dan Terowongan Mrawan

Bagi penumpang kereta api yang bepergian menuju Banyuwangi, nama Terowongan Garahan mungkin sudah tidak asing lagi.

Terowongan ini terletak di dekat Stasiun Garahan, Kecamatan Silo, Jember, dan dibangun oleh perusahaan kereta api milik kolonial Belanda, Staatsspoorwegen, sekitar tahun 1901 hingga 1902.

Terowongan Garahan memiliki panjang 113 meter dan dulunya digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan seperti tembakau, kopi, dan karet dari Jember ke pelabuhan.

Tidak jauh dari Terowongan Garahan, terdapat Terowongan Mrawan yang juga dibangun pada awal 1900-an.

Terowongan Mrawan lebih istimewa karena merupakan terowongan kereta api terpanjang di Indonesia dengan panjang 690 meter.

Terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, terowongan ini juga dibangun oleh Belanda untuk kepentingan distribusi hasil bumi.

Meski kedua terowongan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi, lokasinya yang tidak mudah dijangkau membuat banyak warga Jember sendiri belum tentu mengenal atau mengetahui kisah di balik pembangunannya.

  1. Gedung NV. Landbouw Maatschappij Oud Djember (LMOD)

Salah satu bangunan peninggalan Belanda yang penting di Jember adalah Gedung NV. Landbouw Maatschappij Oud Djember (LMOD).

Gedung ini didirikan oleh seorang pengusaha Belanda bernama George Birnie pada tahun 1859. Gedung ini berfungsi sebagai pusat perusahaan dagang dengan komoditas utama berupa tembakau.

Birnie dikenal sebagai "Bapak Jember Modern" karena usahanya dalam mengembangkan perkebunan tembakau di wilayah ini bersama para petani lokal.

Gedung LMOD terletak di Jl. Gajah Mada, Jember. Meski keberadaannya masih ada hingga saat ini, banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa gedung ini merupakan bangunan bersejarah.

Hal ini disebabkan oleh perubahan fungsi gedung yang sekarang menjadi Kantor Perwakilan PTPN XII Jember, sehingga bentuk aslinya sudah tidak lagi terlihat seperti dulu.

  1. Menara Air Pasar Tanjung

Di antara bangunan bersejarah lainnya, Menara Air Pasar Tanjung adalah salah satu ikon Jember yang mungkin sering dilewatkan oleh pengunjung.

Terletak di Jl. Samanhudi, Kecamatan Kaliwates, menara ini sebenarnya adalah peninggalan kolonial Belanda yang awalnya dikenal sebagai Watertoren te Djember.

Menara air ini dibangun oleh perusahaan air minum Provencial Water Leiding Bedrif pada tahun 1932. Seiring berjalannya waktu, menara ini mengalami beberapa kali perubahan kepemilikan dan nama.

Setelah dijual oleh Provencial Oost Java ke pemerintah daerah Jember, namanya berubah menjadi Regentschap Water Leiding Bedrif te Djember.

Selain sebagai saksi bisu sejarah kolonial di Jember, menara ini juga dikenal sebagai cikal bakal berdirinya PDAM Kabupaten Jember.

Meski lokasinya berada di tengah keramaian pasar, banyak yang tidak menyadari bahwa bangunan ini menyimpan sejarah yang panjang dan penting.

Editor : Radar Digital
#Jember #Sejarah Jember #belanda