Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lakukan Pengeroyokan dan Perusakan Rumah, 19 Orang di Tanggul Jember Diringkus Polisi

Radar Digital • Kamis, 24 Agustus 2023 | 16:50 WIB

 

MIRIS: Sejumlah orang diamankan di Polres Jember untuk diinterogasi seputar kasus perusakan dan pengeroyokan di Kecamatan Tanggul.
MIRIS: Sejumlah orang diamankan di Polres Jember untuk diinterogasi seputar kasus perusakan dan pengeroyokan di Kecamatan Tanggul.
 

 

TANGGUL WETAN, Radar Jember - Aksi main hakim sendiri, mengeroyok, dan melakukan perusakan dilakukan puluhan orang, Selasa (22/8) malam. Pelakunya lagi-lagi oknum dari perguruan silat. Korbannya pun dari perguruan lain.

Tindakan tidak terpuji oleh oknum perguruan silat yang meresahkan itu terjadi di Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul. Akibatnya, salah seorang warga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, serta terjadi sejumlah kerusakan.

informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu bermula sehari sebelumnya, ketika 3 orang anggota perguruan silat dikeroyok 20 orang di wilayah Kecamatan Bangsalsari. Kemudian, tiga orang di antaranya harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sebab, mereka mengalami luka-luka di bagian wajah.

Melihat ada temannya mengalami hal itu, anggota perguruan silat yang dikeroyok tidak terima. Sehingga, mengadu dan meminta kepada Polsek Bangsalsari untuk menangkap para pelaku. Selanjutnya, para anggota perguruan silat itu memutuskan untuk mencari dan mendatangi rumah salah satu pengurus perguruan silat lain, yaitu rumah Imam Ghazali, di Tanggul.

Dalam perjalanan menuju rumah Ghazali, puluhan anggota perguruan silat itu sempat bertemu dengan pria berinisial R. Karena mengaku tidak tahu rumah Ghazali ketika ditanya oleh pelaku, R pun menjadi sasaran pengeroyokan dan menjadi bulan-bulanan massa. R harus dilarikan ke faskes terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Setelah sampai di rumah Ghazali, massa sempat masuk ke pekarangannya. Namun, mereka kembali keluar dan melempari rumah tersebut. Selain itu, rumah tetangga Ghazali, yaitu Herman, juga rusak akibat tindakan tidak terpuji tersebut.

Mendengar adanya tindakan dari gerombolan perguruan silat itu, aparat kepolisian juga bergerak langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melerai. Para warga sekitar juga ikut mengamankan peristiwa itu. Hasilnya, hingga berita ini ditulis, ada 19 orang yang diamankan di Mapolres Jember. Mereka diperiksa atas kasus pengeroyokan serta perusakan. Hingga berita ini ditulis, kemarin, polisi belum menetapkan tersangka. Sebanyak 19 orang yang diamankan saat itu masih diperiksa sebagai terduga pelaku dan saksi.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama membenarkan adanya keributan oleh sejumlah pemuda yang terjadi di wilayah Kecamatan Tanggul. Serta rumah warga di tempat itu dirusak oleh sekelompok orang tidak dikenal yang diduga berasal dari perguruan silat. “Kami mengamankan terduga pelaku kurang lebih 19 orang, yang merupakan warga dari luar daerah tersebut,” jelasnya.

Dia juga menegaskan, hingga kini proses pemeriksaan masih terus berlangsung. Baik kepada pelaku, korban, maupun saksi yang berada di TKP. Selain itu, Dika juga mengatakan, ada warga yang menjadi korban, setelah menanyakan ada masalah apa kepada para pelaku. Namun, mereka langsung menyerang orang itu dengan membabi buta. “Saat ini masih menjalani perawatan medis. Kami juga masih mencari siapa saja pelakunya,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terkait motif yang dilakukan pelaku, Dika belum menjelaskan secara pasti apa motifnya. Dengan alasan masih terus melakukan pemeriksaan, serta belum semua orang yang diamankan diperiksa satu per satu. “Terkait motif masih berlangsung pemeriksaan kami,” pungkasnya singkat. (ham/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#main hakim sendiri #pengeroyokan