Soal Kabel Udara Semrawut di Jember, Warga Minta Pemkab Tegas Putus yang Tak Berizin

M Adhi Surya • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:00 WIB
TERTIBKAN: Sejumlah kabel Nampak cukup semrawut di sekitar Jalan KH Achmad Dahlan Kelurahan Kepatihan, Kaliwates, Jember. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER)
TERTIBKAN: Sejumlah kabel Nampak cukup semrawut di sekitar Jalan KH Achmad Dahlan Kelurahan Kepatihan, Kaliwates, Jember. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Masalah kabel udara yang semrawut dan tidak berizin di Kabupaten Jember masih cukup banyak.

Kondisi bentangan kabel yang saling melilit dan bergelantungan rendah di sejumlah ruas jalan dinilai tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga mulai mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.

Nah, saatnya Pemkab Jember dengan melakukan penertiban dengan aksi nyata yaitu memutus kabel yang tidak berizin.

“Kalau kabel tak berizin tetap dibiarkan dan tidak diputus, maka kondisi kabel akan tetap semrawut. Penertiban kabel paling pas adalah dengan memutus kabel,” kata Mawardi, warga Jember.

Baca Juga: Motif Perampokan Toko Emas Murni Jember Terungkap: Dua Pelaku Ditangkap saat Kabur ke Luar Kota

Di lapangan, titik-titik krusial seperti di area pusat kota, kawasan kampus, hingga jalur protokol dipenuhi "benang kusut" kabel.

Sebagian besar kabel tersebut disinyalir dipasang oleh penyedia layanan internet (ISP) ilegal yang nekat beroperasi tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah.

Langkah tegas berupa pemutusan langsung alias penertiban terhadap kabel-kabel liar di tempat dianggap sebagai satu-satunya solusi konkret untuk memberikan efek jera.

Jika dibiarkan berlarut-larut tanpa tindakan nyata, keberadaan kabel ilegal ini dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan fatal, bahkan ada pihak lain yang juga memasang penyaluran kabel secara ilegal alias tanpa izin.

Baca Juga: Kerugian Perampokan Toko Emas Jember Belum Pasti, Valas yang Hilang Masih Didata

“Perlu turun, kemudian semua yang berkepentingan dipanggil. Jika diketahui tidak berizin, lebih baik diputus. Ini untuk menata ruang dan keselamatan bersama,” ucap Mawardi. (nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Jember kabel ilegal kabel semrawut