Dukung Program Revitalisasi 2026, Dispendik Jember Tingkatkan Mutu Manajemen Sarpras

Sidkin • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:30 WIB
DIPERKUAT: Para pengawas, penilik, kepala PAUD dan PNF di Jember mendapatkan pembinaan untuk memperkuat pengelolaan sarpras satuan pendidikan. (DISPENDIK JEMBER)
DIPERKUAT: Para pengawas, penilik, kepala PAUD dan PNF di Jember mendapatkan pembinaan untuk memperkuat pengelolaan sarpras satuan pendidikan. (DISPENDIK JEMBER)

Radar Jember – Pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah melalui program revitalisasi tidak akan banyak berarti jika tidak diikuti pengelolaan yang baik.

Sarana dan prasarana (sarpras) yang sudah tersedia perlu dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan agar tidak sekadar menjadi bangunan baru.

Karena itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember memperkuat manajemen sarpras untuk mendukung keberlanjutan program revitalisasi pendidikan 2026.

Para pengawas dan penilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF), kepala satuan PAUD, serta koordinator kecamatan mendapatkan penguatan mutu manajemen sarpras tersebut.

Baca Juga: Rentan Terjebak Doomscrolling, Pakar Psikologi Unmuh Jember Soroti Kesehatan Mental Lansia

Mereka dibekali pemahaman mengenai tata kelola fasilitas agar revitalisasi yang telah dilakukan bisa menunjang kegiatan belajar.

Plt. Kepala Dispendik Jember Nurul Hafid Yasin menegaskan, keberhasilan revitalisasi tidak cukup dilihat dari selesainya pembangunan atau perbaikan fasilitas. Pengelolaan setelah pembangunan justru menjadi bagian penting agar sarpras tetap berfungsi dan memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Program revitalisasi harus memberikan manfaat jangka panjang bagi satuan pendidikan. Karena itu, sarana dan prasarana yang tersedia harus dikelola dengan baik, dimanfaatkan sesuai kebutuhan, serta dipelihara agar tetap berfungsi optimal,” katanya.

Penguatan manajemen tersebut juga menempatkan pengawas dan penilik pada posisi penting. Mereka tidak hanya memastikan fasilitas tersedia, tetapi juga ikut mengawasi pemanfaatan, mengevaluasi kondisi sarpras, serta mendorong satuan pendidikan lebih tertib dalam pengelolaannya.

Baca Juga: Yang Penting Dapat! Warga Jember Pasrah Beli BBM Eceran meski Harganya Melonjak

Dengan pengawasan yang berjalan baik, fasilitas yang telah dibangun atau diperbaiki diharapkan tidak terbengkalai maupun digunakan di luar kebutuhan pembelajaran.

Salah satu penilik Mislan menilai pengelolaan sarpras harus direncanakan sejak awal, bukan baru diperhatikan setelah muncul kerusakan. Perawatan berkala dan pemanfaatan sesuai fungsi perlu menjadi bagian dari kebiasaan satuan pendidikan agar fasilitas dapat digunakan secara berkelanjutan.

“Ini harus menjadi perhatian sejak awal. Sehingga dapat menunjang kegiatan pembelajaran dalam jangka panjang,” terangnya.

Selain kondisi fisik, ketertiban administrasi dan efisiensi penggunaan fasilitas juga menjadi perhatian dalam manajemen sarpras.

Setiap fasilitas perlu dikelola secara akuntabel agar pemanfaatan dan pemeliharaannya dapat dipertanggungjawabkan. Tentunya ini akan meningkatkan mutu layanan pendidikan. (kin/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Jember revitalisasi sekolah sarpras Dispendik Jember