Radar Jember - Ambisi pemerintah mendorong Program Strategis Nasional (PSN) kerap membentur realitas tata ruang di daerah.
Di Kabupaten Jember, ekspansi masif pembangunan perumahan bersubsidi (FLPP) memicu kekhawatiran terkikisnya lahan pertanian produktif yang menjadi pilar ketahanan pangan nasional.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, pemerintah daerah mengunci lahan produktif melalui penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam Perda RTRW untuk mencegah kanibalisme antarprogram strategis pemerintah.
"Dua ini sama-sama program prioritas, tidak boleh saling dihalangi atau saling kanibal. Yang produktif kita kunci jadi LP2B, sedangkan yang tidak produktif kita arahkan untuk pengembangan sektor lain seperti perumahan," katanya, ditemui usai menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI dan Dirjen Otda Kemendagri, di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Kamis (15/10).
Baca Juga: Pencegahan Karhutla di Jember, Akademisi Unmuh Minta Pemkab Benahi Tata Kelola Lingkungan
Gus Fawait, sapaan dia, mengemukakan bahwa Jember saat ini mencatatkan realisasi FLPP terbesar di Jawa Timur sekaligus penerima alokasi optimalisasi lahan atau Oplah pertanian tertinggi secara nasional. Kendati begitu, ia memastikan kedua program tersebut tetap bisa berjalan beriringan.
"Tadi saya sampaikan bahwa program prioritas pemerintah kabupaten adalah program-program yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Insyaallah apa yang menjadi cita-cita besar Presiden untuk menjadi program prioritas nasional juga sama dengan program prioritas yang ada di kabupaten (Jember)," imbuh Politikus Partai Gerindra itu.
Dalam kesempatan yang sama itu, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI, Cheka Virgowansyah, menyoroti pentingnya rantai sinkronisasi program antara pusat, provinsi, dan daerah. Tanpa eksekusi yang selaras, ia menilai proyek megah infrastruktur berisiko menjadi aset mangkrak.
"Pusat membangun bendungan, tapi irigasi primernya tugas provinsi, dan irigasi kecilnya tugas kabupaten. Kalau salah satu tidak berjalan, air tidak akan sampai ke sawah dan target pengan aman gagal," katanya.
Baca Juga: Penyaluran Bansos Pemkab Jember Disorot DPRD, Bupati Gus Fawait Tegaskan Bebas Kepentingan Politis
Cheka juga meminta agar pemerintah daerah menjalin kolaborasi yang apik demi mensukseskan program-program prioritas nasional yang digulirkan pemerintah, tanpa harus mengorbankan salah satu program lainnya.
"Nah, kita mendorong, sinkronisasi program-program tersebut sehingga tujuan dari setiap kebijakan itu bisa terlaksana, terimplementasi dengan baik di daerah," pungkas dia. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh