Insiden Kebakaran Rumah dan Klinik di Pakusari Jember, Api Muncul Saat Makan Bersama

Jumai RJ • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:30 WIB
PADAMKAN API: Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Kalisat melakukan pendinginan di lokasi kebakaran rumah dan klinik milik di Desa/Kecamatan Pakusari, kemarin (14/10) pagi. (POLSEK PAKUSARI)
PADAMKAN API: Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Kalisat melakukan pendinginan di lokasi kebakaran rumah dan klinik milik di Desa/Kecamatan Pakusari, kemarin (14/10) pagi. (POLSEK PAKUSARI)

Radar Jember – Warga dan pengguna jalan di Dusun Gempal, Desa/Kecamatan Pakusari, mendadak bergotong-royong pada, kemarin (14/10) sekitar pukul 08.15.

Bukan untuk membersihkan selokan ataupun membuat pos ronda. Rupanya, mereka bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya di rumah sekaligus klinik.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik rumah yang bernama Pieter Winata Putra (38) bergegas menyelamatkan seluruh anggota keluarganya begitu menyadari munculnya kepulan asap dan hawa panas.

Baca Juga: Dugaan Pungli Lahan Hutan Seputih Mayang, Petani Wadul ke Komisi B DPRD Jember

Kejadian berawal saat Pieter baru saja tiba dari Banyuwangi. Ia kemudian menuju ke ruang belakang untuk menyantap makanan bersama istri dan anaknya. Namun, tak berselang lama, Pieter mencium bau hangus dan merasakan hawa panas yang menyengat dari bagian lain bangunan.

Saat memeriksa ke luar ruang makan, Pieter terkejut melihat kobaran api sudah membesar dan mengepulkan asap tebal.

Tanpa berpikir panjang, ia langsung meminta istri dan anaknya berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, lalu mematikan aliran listrik utama dan berupaya memadamkan api bersama warga sekitar.

Laporan kebakaran tersebut segera diteruskan ke Polsek Pakusari dan Posko Pemadam Kebakaran (Damkar). Tak lama kemudian, satu unit armada damkar dari Posko Kalisat tiba di lokasi untuk mengendalikan kobaran api dan melakukan pendinginan.

Baca Juga: Sisir Pelosok Tempurejo, Satresnarkoba Polres Jember Pastikan Bebas Sarang Narkoba

Kapolsek Pakusari Iptu Iswanto membenarkan insiden kebakaran yang menimpa rumah dan klinik tersebut.

"Kebakaran terjadi saat korban sedang makan bersama keluarga di ruang belakang setelah pulang dari Banyuwangi. Korban curiga karena mencium bau asap dan merasakan hawa panas, saat dicek ternyata api sudah membesar," ujar Iswanto.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, pemilik bangunan ditaksir mengalami kerugian materi hingga puluhan juta rupiah.

"Akibat kebakaran rumah dan fasilitas klinik ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp200 juta," pungkas Kapolsek. (jum/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Jember Kebakaran pakusari