Radar Jember - Pengelolaan arsip merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan. Seiring meningkatnya aktivitas organisasi, jumlah arsip yang tercipta dan diterima juga terus bertambah.
Oleh karena itu, diperlukan tata kelola kearsipan yang tertib, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk di tingkat pemerintahan desa.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, arsip merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media, sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental, Psikolog Klinik Bina Sehat Jember Imbau Pentingnya Kenali Emosi Diri
Sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di tingkat desa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tata Kelola Kearsipan di Kantor Desa Jambearum pada Senin (12/10).
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan kearsipan guna mendorong penerapan sistem pengelolaan arsip yang tertib dan sesuai dengan ketentuan,” ucap Kabid Kearsipan Dispusip Jember, Sri Agiyanti
Dalam pelaksanaannya, tambah dia, tim Dispusip Jember melakukan pemantauan terhadap sejumlah aspek tata kelola kearsipan, meliputi pencatatan, pengklasifikasian, penyimpanan, dan pemeliharaan arsip.
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan dokumen administrasi dikelola secara teratur sehingga mudah ditemukan dan digunakan kembali saat dibutuhkan.
Baca Juga: Kreatif, Pemuda Jenggawah Jember Rakit Kompor Gas Alternatif Berbahan Limbah Arang
“Pengelolaan arsip yang baik tidak hanya memudahkan proses administrasi, tetapi juga mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan akuntabel,” ujar Sri Agiyanti.
Selain mengevaluasi kondisi administrasi kearsipan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan.
Hasil pemantauan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Desa Jambearum dalam meningkatkan penataan, penyimpanan, dan pemeliharaan arsip secara berkelanjutan. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh