Ditinggal Pergi Berobat ke Rumah Sakit, Rumah Warga Jenggawah Jember Ludes Terbakar

Jumai RJ • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 03:00 WIB
LAKUKAN PENDINGINAN: Petugas pemadam kebakaran dari Posko Ambulu melakukan pendinginan di rumah milik Jamina, wargaDesa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, yang terbakar pada Senin (12/10) pagi. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik saat rumah dalam kondisi kosong dan terkunci. (DAMKAR JEMBER)
LAKUKAN PENDINGINAN: Petugas pemadam kebakaran dari Posko Ambulu melakukan pendinginan di rumah milik Jamina, wargaDesa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, yang terbakar pada Senin (12/10) pagi. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik saat rumah dalam kondisi kosong dan terkunci. (DAMKAR JEMBER)

Radar Jember – Kebakaran menghanguskan rumah milik Jamina, 52, warga Dusun Jatirejo, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Senin (12/10) sekitar pukul 09.00.

Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik karena api membesar saat rumah dalam kondisi kosong dan terkunci.

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang pergi ke rumah sakit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Api pertama kali diketahui muncul dari ruang makan sebelum membesar dan mengeluarkan asap tebal.

Baca Juga: Gagal Mendahului, Daihatsu Xenia Tabrak Motor hingga Pengendara Meninggal di Mayang Jember

Tetangga korban, Haji Muchtar, menjadi salah satu orang yang mengetahui kejadian tersebut. Mengetahui rumah tetangganya terbakar, dia bersama warga sekitar langsung berupaya memadamkan api menggunakan air dan peralatan seadanya.

Warga juga berusaha mencegah api merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Sementara itu, laporan kebakaran diteruskan kepada perangkat desa, Polsek Jenggawah, dan petugas pemadam kebakaran (damkar).

Kapolsek Jenggawah Iptu Andi Ferry Christian mengatakan, setelah menerima laporan, anggota kepolisian langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). “Anggota langsung menuju tempat kejadian perkara setelah menerima laporan kebakaran,” ujarnya.

Menurut Ferry, ketika kebakaran terjadi, rumah korban dalam kondisi terkunci karena pemiliknya sedang pergi ke rumah sakit. Api diduga berasal dari ruang makan, tetapi penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan.

Baca Juga: Pemanah Jember Rafif Raih Medali Emas Kejurnas 2026, Jadi Modal Porprov Jatim

Satu unit mobil damkar dari Posko Ambulu kemudian tiba di lokasi untuk membantu penanganan. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan guna memastikan api benar-benar padam serta mencegah munculnya titik api baru.

Berkat kesigapan warga dan petugas damkar, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke permukiman di sekitarnya. Akibat kejadian tersebut, Jamina diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp 70 juta.

Ferry mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. “Pastikan kompor dalam keadaan mati dan cabut kabel peralatan listrik, termasuk kipas angin, sebelum meninggalkan rumah,” imbaunya. (jum/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Jember Kebakaran korsleting listrik