Radar Jember – Limbah tebu sisa kecelakaan dua truk pengangkut tebu masih berserakan di Jalan Nasional kawasan KM 37, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.
Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan pengendara, terutama sepeda motor yang melintas dari arah Jember.
Dua truk yang sebelumnya mengalami kecelakaan tunggal telah dievakuasi.
Baca Juga: Hindari Jalan Berlubang di Ajung Jember, Pemotor Tertabrak Mobil Hingga Dilarikan ke RS
Namun, sisa muatan berupa limbah tebu masih menumpuk di sekitar selokan dan badan jalan, tepat di tikungan yang menurun di depan warung milik Kusnadi.
“Pengendara roda dua harus mengambil jalur kanan karena di tikungan banyak limbah tebu,” kata Kusnadi, pemilik warung.
Menurutnya, kondisi tersebut semakin rawan saat malam hari karena limbah tebu sulit terlihat oleh pengendara.
Apalagi, posisi tumpukan berada di tikungan sehingga pengendara memiliki ruang manuver yang terbatas.
“Kalau malam hari lebih rawan karena limbah tebunya tidak terlihat. Seharusnya setelah truk dievakuasi, limbahnya juga dibersihkan atau dinaikkan kembali ke truk pengangkut,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Jember Bentuk Satgas Khusus Penegak Aturan Penataan Pasar Tanjung
Relawan BPBD Jawa Timur, Ismanto, mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada koordinator truk pengangkut tebu.
Laporan dilakukan karena setelah kendaraan dievakuasi, sisa limbah belum dibersihkan.
“Kalau limbah ini tidak segera dibersihkan, juga rawan kecelakaan. Terutama pengendara roda dua dari arah Jember karena limbah berada di jalan yang menikung,” pungkasnya.
Warga berharap sisa limbah segera dibersihkan agar tidak memicu kecelakaan baru. Terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh