Radar Jember - Uji coba pengalihan arus lalu lintas di area perkotaan bukannya memperlancar arus kendaraan, justru memicu kemacetan parah pada hari kedua.
Penumpukan volume kendaraan terpantau di sepanjang Jalan Trunojoyo serta Jalan Ahmad Yani, baik dari arah utara maupun selatan Gladak Kembar.
Sejak pagi, sejumlah personel Satlantas Polres Jember telah disiagakan di Jalan Trunojoyo untuk mengurai arus kendaraan.
Baca Juga: Pasar Tanjung Macet Total Selama Dua Jam! Imbas Perubahan Arus di Jalan Samanhudi Jember
Kemacetan kian tak terhindarkan lantaran arus kendaraan dari arah utara dan selatan kini bertumpu di satu jalur yang sama.
Kondisi tersebut makin diperparah oleh aktivitas di Pasar Kepatihan yang berada di ruas jalan tersebut.
Banyaknya mobil yang parkir di bahu jalan hingga kendaraan penyeberang yang keluar dari area pasar kian memperlambat laju lalu lintas.
Di saat bersamaan, arus kendaraan pengantar siswa ke SMAK Santu Paulus, SDN Kepatihan 05 dan 06, serta SMP Al Furqan turut memadati lokasi.
Kepadatan lalu lintas ini memuncak sejak pukul 06.30 hingga 06.55 WIB.
Sejumlah orang tua murid dan pekerja tertahan kemacetan panjang, khususnya di persimpangan tiga antara Jalan Trunojoyo dan Jalan Ahmad Yani.
Baca Juga: Komisi A DPRD Jember Usut Dugaan Indisipliner ASN Bakesbangpol Berinisial HWA
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, ekor kemacetan dari arah utara Jalan Ahmad Yani mengular mulai dari tikungan Jalan Gatot Subroto hingga ke Jalan Trunojoyo.
Penumpukan masif ini terjadi akibat akumulasi volume kendaraan yang datang dari pelbagai arah, yakni Jalan Gatot Subroto, kawasan Alun-Alun, Jalan Letjen Panjaitan, serta Jalan Letjen Suprapto (Kebonsari), Sumbersari. (jum)
Editor : Imron Hidayatullahh