Radar Jember - Kebijakan perubahan arus lalu lintas di Jalan Samanhudi, kawasan sekitar Pasar Tanjung, memicu kemacetan parah di Jalan Trunojoyo pada Selasa (29/9) pagi.
Penumpukan kendaraan yang luar biasa mulai terjadi sejak pukul 05.30 WIB dan baru terurai dua jam kemudian, yakni sekitar pukul 07.30 WIB.
Kondisi tersebut bertepatan dengan jam sibuk ketika warga berangkat bekerja dan anak-anak pergi sekolah.
Baca Juga: Demi Urai Kemacetan Pasar Tanjung, Dishub Jember Uji Coba Perubahan Arus Lalin Jalan Samanhudi
Perubahan arus di titik pusat aktivitas ekonomi ini menyebabkan volume kendaraan meluber hingga mengunci berbagai jalur penghubung di sekitarnya.
Selain lonjakan volume kendaraan, ketidaktahuan warga mengenai skema baru ini turut memperlambat laju lalu lintas.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jember mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memarkir kendaraan sembarangan di bahu jalan.
Keberadaan parkir liar di area rawan dinilai menjadi salah satu pemicu utama yang memperparah sumbatan arus kendaraan.
Bagi masyarakat yang ingin melintas atau berbelanja di Pasar Tanjung, Dishub menyarankan untuk menggunakan jalur alternatif atau berangkat lebih awal demi menghindari puncak kemacetan.
Baca Juga: Kerusakan Hati Tanpa Gejala, Dokter RS Bina Sehat Jember Jelaskan Bahaya Sirosis
Saat ini, arus lalu lintas telah kembali normal. Pihak berwenang masih terus menjalankan uji coba sembari melakukan evaluasi secara berkala.
Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji coba rekayasa lalu lintas ini berjalan sesuai rencana.
"Secara berkala ada evaluasi. Jika uji coba berhasil dan lebih baik, maka akan jadi permanen," katanya.
Editor : Imron Hidayatullahh